Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi, Burberry Group Berpotensi PHK Karyawan

Pekan lalu perusahaan telah mengumumkan akan mengonsolidasikan produksi pada produk siap pakai, aksesoris, dan sepatu.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  03:20 WIB
Butik Burberry - Ibtimes
Butik Burberry - Ibtimes

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana reorganisasi Burberry Group Plc. dikabarkan akan disertai dengan pemutusan hubungan kerja di level kantor pusat perusahaan fesyen tersebut.

Seperti dikutip dari Bloomberg, pada pekan lalu perusahaan telah mengumumkan akan mengonsolidasikan produksi pada produk siap pakai, aksesoris, dan sepatu. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas daya saing produk mereka.

Upaya tersebut merupakan bagian dari rencana reorganisasi yang diusung oleh CEO Burberry Marco Gobbetti. Hal ini dilakukan setelah melihat penjualan yang menurun akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan keterangan dari salah satu sumber, rencana ini juga akan diikuti dengan PHK terhadap para karyawan di kantor pusat Burberry, di London. Saat ini perusahaan mempekerjakan lebih dari 10.000 orang.

Sejauh ini, pihak Burberry menolak untuk mengomentari kabar peluang PHK tersebut. Berdasarkan keterangan melalui surel resmi, Burberry menyatakan reorganisasi ini merupakan upaya untuk memastikan struktur organisasi sejalan dengan rencana ke depan.

“Reorganisasi ditujukan untuk menambah fokus produk kami pada masa mendatang dan membuat kami lebih lincah untuk lebih mendekatkan diri kami kepada konsumen dan meningkatkan standar kemewahan,” tulis manajemen, Rabu (15/7/2020).

Kabar rencana reorganisasi dan PHK ini muncul berdekatan dengan rencana penyampaian kinerja kuartal I/2020 pada Rabu (15/7/2020) waktu setempat. Para analis mengestimasikan penurunan penjualan Burberry pada periode tersebut mencapai 49 persen year-on-year.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen phk
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top