Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perangi Sampah Plastik, Gunakan 5 Tas Ramah Lingkungan Ini

Tas-tas murah, tahan lama dan ramah lingkungan menjadi incaran untuk menjadi tas belanja plastik Anda.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  11:57 WIB
Ilustrasi-tas belanja - kgns.tv
Ilustrasi-tas belanja - kgns.tv

Bisnis.com, JAKARTA – Sampah plastik masih menjadi masalah terbesar dalam pencemaran lingkungan. Menjengkelkan bukan jika berkunjung ke pantai, hanya akan mendapatkan tumpukan sampah plastik bukannya pasir di sela-sela jari kaki.

Tak hanya mengotori pantai, nyatanya sampah tersebut merusak biota laut. Untuk itu, memerangi sampah plastik menjadi sangat penting untuk menyelamatkan alam. Hal ini bisa dimulai dengan langkah kecil namun mampu membuat perubahan besar. Misalnya dengan hanya mengganti kantong plastik dengan kantong belanjaan atau tas yang lebih ramah lingkungan lainnya.

Berikut tas atau kantong belanjaan yang ramah lingkungan dilansir dari Times of India, Kamis (16/7/2020) :

1. Tas katun

Tas katun mungkin merupakan salah satu tas ramah lingkungan yang paling banyak digunakan. Tas-tas ini ringan, modis, dan lembut untuk disentuh. Kapas, jika diproduksi secara berkelanjutan, bisa menjadi pilihan yang sangat ramah lingkungan, terutama karena tas ini dapat digunakan kembali untuk jangka waktu yang lama.

Tas-tas ini murah dan tahan lama. Tas katun dapat dengan mudah menggantikan tas belanja plastik biasa Anda, ditambah lagi, Anda tidak perlu membelinya setiap kali belanja ke toko.

2. Tas bambu

Tas bambu adalah tas sehari-hari yang sempurna. Mereka kokoh, namun ringan. Tas-tas ini dapat menopang beban berat tanpa patah, atau kehilangan bentuk. Tas berbahan dasar bambu benar-benar biodegradable dan dapat digunakan selama bertahun-tahun.

Tas-tas ini juga mudah dibersihkan, mereka juga memiliki sifat anti-jamur dan anti-bakteri alami. Mereka adalah pilihan terbaik jika ingin membuat pernyataan, karena tas ini kurang umum dan memerlukan keterampilan khusus untuk membuatnya.

3. Tas rami

Jika Anda berencana membawa cairan, jangan khawatir bocor melalui tas Anda. Tas-tas ini terbuat dari rami, yang merupakan kain penyerap super. Sebagai kain, rami jauh lebih kuat dan lebih tahan lama dari kapas.

Selain itu, bahkan jika Anda membawa barang-barang berat, tas ini tidak akan segera keluar bentuk karena memiliki kekuatan tarik yang sangat tinggi. Jika tampilan tas rami tidak terlalu menarik bagi Anda, ada beberapa opsi yang tersedia.

Kain rami dapat dikombinasikan dengan sutra atau katun untuk membuat tas yang tahan lama dan trendi.

4. Tas goni

Goni mungkin salah satu opsi paling ramah lingkungan yang tersedia. Ini tahan air dan jauh lebih kuat dari kertas atau plastik. Ini berarti bahwa ia dapat membawa lebih banyak berat daripada yang lain.

Plus, jika Anda berencana untuk membawa makanan panas di suatu tempat, ini adalah pilihan terbaik Anda. Rami memiliki sifat isolasi yang luar biasa. Kantung-kantung ini benar-benar kompos, yang artinya akan benar-benar hancur jika dibiarkan di tanah sehingga tidak membahayakan bumi.

5. Tas kertas

Tas kertas telah menjadi tren besar. Mereka berguna, alternatif tahan lama untuk kantong plastik. Tentu saja, ketika kita mengatakan ramah lingkungan itu berarti bahwa tas ini dapat didaur ulang dan juga biasanya dapat terurai secara hayati.

Kantong kertas sebenarnya, sangat aman digunakan. Mereka biasanya dapat memiliki berat lebih dari rekan-rekan plastik mereka. Menggunakan tas-tas ini juga dapat secara signifikan mengurangi polusi plastik di laut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lingkungan ramah lingkungan gaya hidup
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top