Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mau Nge-Gym? Ini Tips Adaptasi Kebiasaan Baru Berolahraga

Dokter spesialis olahraga Anita Suryani mengimbau masyarakat membawa peralatan sendiri ketika berolahraga di gym.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  15:02 WIB
Warga berolahraga di Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga berolahraga di Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Masyarakat perlu waspada saat berolahraga di pusat kebugaran atau gym saat adaptasi kebiasaan baru (new normal).

Dokter spesialis olahraga Anita Suryani mengimbau masyarakat membawa peralatan sendiri ketika berolahraga di gym.

"Meski sebenarnya beraktivitas di rumah tetap menjadi pilihan terbaik menghindari COVID-19. Pusat kebugaran, tempat olahraga publik itu adalah tempat yang berisiko tinggi. Apalagi, olahraga ini adalah aerosol generating procedures (AGPs)," katanya dalam diskusi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diadakan di Graha BNPB, Sabtu (18/7/2020).

AGPs adalah aktivitas yang dapat menimbulkan aerosol, padahal aerosol dapat membuat droplet, media penularan Covid-19, semakin kecil dan bertahan lebih lama di udara yang membuat risiko penularan virus corona meningkat.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) merekomendasikan agar masyarakat melakukan latihan fisik atau olahraga di rumah masing-masing.

Hanya saja, lanjutnya, ada faktor ekonomi dan sosial yang menjadi pertimbangan dalam melakukan olahraga di pusat kebugaran.

Dia pun memberikan beberapa tips saat berolahraga di gym, seperti membawa peralatan sendiri seperti handuk dan botol air dan membersihkan dengan disinfektan alat olahraga yang digunakan oleh banyak orang.

Di sisi lain, pengelola gym diharapkan mengatur mengenai kewajiban membersihkan peralatan itu oleh pengguna, selain tentu saja disinfeksi berkala oleh pengelola. Protokol kesehatan juga diharapkan tetap diterapkan dalam aktivitas di pusat kebugaran.

"Yang perlu diingat lagi adalah urusan masker. Saat intensitas tinggi maskernya dicopot," kata Anita.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga New Normal

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top