Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunyah Peppermint Bisa Hindari Perut Kembung

Memasukkan makanan yang mengadung gas ke dalam perut, bisa menimbulkan perut kembung dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  08:47 WIB
Perut kembung - Istimewa
Perut kembung - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pernahkah Anda mengalami perut kembung karena mengonsumsi makanan tertentu saat dalam kondisi diet.

Anda bisa menghilangkan rasa sakit akibat angin dan perut yang kram dengan mengonsumsi beberapa suplemen murah ini setelah makan besar. Rasa kembung juga bisa diredakan dengan mengambil kapsul peppermint untuk sakit kembung.

Kembung dapat membuat perut terasa bengkak, keras, dan umumnya tidak nyaman. Nyeri kembung Anda mungkin disebabkan oleh memakanan makanan yang mengandung gas tertentu, atau makan terlalu cepat atau terlalu banyak.

Namun, salah satu cara terbaik dan termudah untuk menghilangkan rasa sakit kembung adalah dengan minum kapsul peppermint, begitu klaimnya.

Peppermint adalah obat alami untuk gangguan pencernaan dan angin terperangkap, meskipun terutama digunakan untuk gejala sindrom iritasi usus (IBS).

Suplemen membantu merelaksasikan otot-otot di dalam usus, menurut situs medis Medical News Today pada, Rabu (29/7/020). Kondisi itu sangat memungkinkan gas yang terperangkap, keluar melewati sistem pencernaan lebih mudah.

Selain itu, peppermint juga diklaim melindungi dari kram, mual, dan muntah. Anda juga harus selalu membaca dosis yang benar, tetapi sekitar 90 mg minyak peppermint bisa meringankan gejala perut kembung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona perut buncit asam lambung covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top