Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaga Kesehatan Rahim, Hindari 5 Makanan Ini

Konsumsi kafein dan daging merah bisa berdampak kurang baik pada dinding rahim dan menyebabkan penyebalan dinding rahim.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  21:01 WIB
Konsumsi makanan sangat memperngaruhi kesehatan rahim perempuan. - ilustrasi
Konsumsi makanan sangat memperngaruhi kesehatan rahim perempuan. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Siklus menstruasi adalah hal yang harus dialami oleh setiap perempuan, sehingga asumsi makanan menjadi perhatian penting untuk menjaga kesehatan rahim.

Pola makanan yang tidak sehat bisa menyebabkana penebalan dinding rahim (endometrium). Endometrium adalah aktivitas biologis yang normal terjadi pada rahim.

Setiap bulannya, sebagai bagian dari siklus menstruasi, lapisan pada endometrium akan mengalami perubahan, termasuk penebalan. Hal ini dilakukan oleh tubuh sebagai persiapan kehamilan, apabila sel telur yang dilepaskan setiap bulannya berhasil mengalami pembuahan.

Perubahan tersebut membuat lapisan endometrium mengalami penebalan dan diperkaya dengan darah sehingga siap untuk menerima sel telur yang siap dibuahi. Selain itu, kondisi tersebut mampu menunjang plasenta yang berfungsi memberikan suplai oksigen, serta nutrisi untuk bayi di dalam kandungan.

Jika ternyata pembuahan tidak terjadi, pembuluh darah serta jaringan yang menyebabkan penebalan pada dinding rahim akan luruh. Proses peluruhan tersebut yang dinamakan menstruasi.

Namun, penebalan dinding rahim yang abnormal dapat terjadi apabila fungsi jaringan endometrium yang seharusnya tumbuh di dalam rahim, justru tumbuh di luar rahim. Kondisi inilah yang dikenal dengan endometriosis.

Endometriosis dapat menyebabkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi. Tak hanya itu, beberapa wanita juga mengeluhkan rasa sakit saat buang air besar, kencing, ataupun saat berhubungan seksual. Pada kasus yang serius, endometriosis dapat menimbulkan masalah kesuburan pada wanita. Beruntung, pengobatan untuk kondisi ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi pola makan yang tepat, obat-obatan, terapi hormon, hingga operasi.

Ini beberapa jenis makanan yang harus dihindari karena bisa menebalkan dinding rahim abnormal:

1. Makanan mengandung lemak trans tinggi

Makanan yang mengandung lemak trans tinggi bisa menebalkan dinding rahim. Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Human Reproduction menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi lebih banyak lemak trans berisiko tinggi mengalami endometriosis.

Makanan yang mengandung lemak trans banyak terkandung dalam aneka gorengan, makanan olahan, dan makanan cepat saji.

2. Daging merah

Sejumlah hasil riset menyatakan bahwa perempuan yang terlalu banyak mengonsumsi daging merah lebih rentan mengalami gejala endometriosis. Hal ini karena daging merah mengandung tinggi lemak.

Kadar lemak dalam tubuh yang semakin tinggi bisa meningkatkan kadar estrogen yang diproduksi oleh tubuh Anda. Hormon estrogen yang tinggi mengakibatkan terjadinya penebalan dinding rahim tidak normal.

3. Makanan yang mengandung gluten

Makanan penyebab penebalan dinding rahim abnormal lainnya adalah makanan yang mengandung gluten. Makanan yang mengandung gluten adalah makanan yang berasal atau terbuat dari biji-bijian. Misalnya, gandum biasa, jelai, sereal, pasta, roti, kue, dan lainnya. Sebuah hasil studi yang melibatkan 207 perempuan dengan endometriosis menunjukkan bahwa sebanyak 75 persen dari partisipan mengaku mengalami penurunan rasa sakit setelah menjalani diet bebas gluten.

4. Minuman beralkohol

Minum minuman beralkohol disertai dengan konsumsi makanan penyebab penebalan dinding rahim abnormal yang telah disebutkan di atas juga dapat memperparah gejala endometriosis.

Hal ini dapat terjadi karena alkohol dapat meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh.

5. Kafein

Konsumsi kafein, seperti kopi dan teh, juga disebut-sebut dapat meningkatkan risiko penebalan dinding rahim abnormal. Lagi-lagi hal ini karena konsumsi kafein dapat meningkatkan produksi hormon estrogen dalam tubuh.

Bagi perempuan yang menderita endometriosis sangat penting untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebab, konsumsi makanan bisa mengurangi peradangan dan gejala endometriosis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan perempuan tips sehat

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top