Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Makanan Penurun Kadar Gula dalam Darah

Sebaiknya anda mengenali indeks glukosa dalam makanan, untuk membantu menyusun rencana diet dan menurunkan diabetes.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  16:44 WIB
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Jika Anda mengidap diabetes sangat penting bagi Anda mengonsumsi makanan yang punya kadar gula rendah untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Dilansir dari Insider, Senin (10/8/2020), sebagai contoh mengonsumsi karbohidrat, makanan kaya serat, dan makanan rendah lemak lainnya akan membantu Anda menurunkan kadar gula dalam darah. Namun menikmati makanan berkadar karbohidrat yang mana punya komposisi gula yang tinggi juga akan menyulitkan Anda mengontrol diabetes.

Menurut dr. Deena Adimoolam, seorang Asisten Profesor Kedokteran, Endokrin, Diabetes, dan Penyakit Tulang di Icahn School of Medicine, di Gunung Sinai menyatakan ada beberapa jenis makanan yang terbaik untuk menurunkan kadar gula dalam darah dan mengontrolnya.

Pertama, Anda harus mengenal dulu indeks glukosa dalam makanan yang akan sangat membantu Anda dalam menyusun rencana diet dan menurunkan diabetes.

Hal ini dikarenakan, indeks glukosa menunjukkan level karbohidrat dengan menunjukkan seberapa cepat dan seberapa tinggi makanan tersebut menaikkan gula dalam darah Anda dengan skala 1-100.

Makanan dengan indeks glukosa yang rendah biasanya kaya dengan serat, vitamin, dan mineral. Hal ini dikarenakan tingginya serat, membuat makanan lebih mudah dicerna oleh usus dan bertahap akan mempengaruhi kadar gula dalam darah. Orang yang menderita diabetes, seharusnya memakan makanan rendah gula ini.

Sebagai contoh, makanan yang rendah gula adalah kacang pistachio, wortel, dan pisang. Sementara makanan dengan angka gula yang tinggi adalah nasi putih, roti, dan kentang.

Jika Anda menderita diabetes, penting juga bagi Anda menjaga dan merekam dengan baik kapan saja jenis makanan dan karbohidrat yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi karbohidrat berlebih, akan seketika menaikkan kadar gula dalam darah. Namun jika Anda tak menderita diabetes, menikmati makanan dari golongan indeks glukosa tinggi juga bisa meningkatkan risiko diabetes tahap II, obesitas, hingga serangan jantung.

Berikut beberapa jenis makanan dalam daftar indeks glukosa rendah;

1. Gandum

Menikmati gandum seperti nasi merah, akan punya dampak yang lebih rendah kepada kadar gula dalam darah Anda. Apalagi menurut dr. Adimoolam, makanan ini lebih mudah dicerna karena kaya akan serat.

Berdasarkan studi hormon dan metabolisme tubuh tahun 2007 lalu, memakan masakan kaya serat lebih dari 30 gram per hari bisa menurunkan risiko diabetes.

2. Sayur dan buah-buahan

Sayur dan buah adalah dua contoh makanan dengan karbohidrat baik yang kaya akan serat. Bagi penderita diabetes, para dokter merekomendasikan memakan lima porsi yang terdiri dari dua porsi buah dan tiga porsi sayuran untuk menekan kadar gula dalam darah. Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menyusun rencana makanan Anda sesuai kebutuhan energi.

Adapun buah-buahan juga bermanfaat menghaluskan kulit. Menurut dr. Adimoolam, serat yang terkandung bisa meregulasi kadar gula dalam darah. Dari semua jenis buah yang kaya nutrisi, buah yang dikeringkan dan jus busa banyak efek menghasilkan gula. Jika memungkinkan Anda bisa memilih buah asli, yang masih segar atau yang didinginkan.

Adimoolam juga menambahkan, bahwa sayuran bagus untuk penderita diabetes seperti kentang asalkan Anda menikmatinya sesuai porsi.

3. Oatmeal

Bagi penderita diabetes, oatmeal adalah makanan dalam daftar indeks glukosa yang rendah dengan serat yang tinggi. Pada sebuah riset tahun 2015 disebutkan menikmati oatmeal 3 gram saja bisa menjadi solusi serat asli dalam tubuh. Makanan ini mengontrol potensi diabetes tahap 2 karena mampu mengontrol insulin.

Anda juga perlu menjamin oatmeal tersebut sudah dikelola dengan baik, agar bisa terserap dengan bagus dalam darah. Cobalah untuk tidak menambahkan gula dalam racikan oatmeal tersebut, ataupun karbohidrat lainnya.

4. Kacang

Kacang adalah makanan rendah gula, kaya serat, dan sumber yang bagus untuk kalori. Kacang juga kaya vitamin seperti vitamin E, omega 3, dan magnesium yang mana berkontribusi untuk membantu diet. Pada sebuah studi tahun 2011 yang dikeluarkan dalam Jurnal American College of Nutrition, mengonsumsi seperempat kacang per hati bisa menurunkan risiko diabetes.

5. Bawang putih

Ada banyak bukti yang menyatakan bawang putih membantu mengontrol kadar gula dalam darah dengan menaikkan insulin dalam tubuh. Hal ini dikarenakan sejumlah komponen dalam bawang putih bisa menaikkan sensitivitas insulin.

Pada studi dari Food and Nutrition Research tahun 2017, mengonsumsi 0,05 sampai 1,5 gram bawang putih bisa menurunkan kadar gula dalam darah khususnya potensi diabetes tahap II. Cobalah untuk selalu menambahkan bawang dalam masakan Anda. Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter jika hendak mengonsumsi bawang putih, karena makanan ini bisa memicu gas, nafas bau, hingga sakit pada ulu hati jika dikonsumsi berlebihan.

Jika Anda penderita diabetes akut, sebaiknya sebelum Anda menyusun jadwal makan, Anda berkonsultasi dengan dokter dulu apa saja diet yang tepat bagi Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes makanan sehat Penyakit Diabetes
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top