Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

12 Makanan yang Dapat Menyebabkan Keguguran di Trimester Awal

Calon ibu harus berpegang pada gaya hidup yang sempurna dan harus sangat memahami makanan tertentu yang harus dihindari selama masa kehamilan. Baik kekurangan maupun kelebihan jenis makanan tertentu dapat memengaruhi tubuh wanita dan janin selama kehamilan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 10 September 2020  |  13:43 WIB
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil

Bisnis.com, JAKARTA -- Membawa janin dan merawatnya hingga menjadi bayi yang berkembang sempurna memang merupakan tugas yang berat.

Calon ibu harus berpegang pada gaya hidup yang sempurna dan harus sangat memahami makanan tertentu yang harus dihindari selama masa kehamilan. Baik kekurangan maupun kelebihan jenis makanan tertentu dapat memengaruhi tubuh wanita dan janin selama kehamilan.

Dikutip dari Boldsky.com, Kamis (10/9/2020),m, tahukah Anda bahwa mengonsumsi makanan tertentu, terutama pada trimester pertama kehamilan, dapat menimbulkan ancaman bagi bayi Anda?

Keguguran pada tahap awal kehamilan (trimester pertama) sangat umum terjadi. Makanan pemicu keguguran tertentu dapat memicunya. Makan makanan seperti pepaya atau minum jus nanas dapat menyebabkan kontraksi internal dan pelebaran serviks yang menyebabkan keguguran

Kebiasaan gizi dan pola makan ibu memainkan peran penting selama kehamilan karena apa pun yang dikonsumsi ibu mencapai bayi di dalam rahimnya. Jadi, semakin sehat ibu makan selama kehamilannya, semakin kecil kemungkinan terjadinya komplikasi kesehatan. Berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari oleh wanita selama masa kehamilan, terutama trimester pertama.

1. Nanas

Makan nanas atau minum jus nanas selama trimester pertama kehamilan Anda dapat menyebabkan bayi lahir mati. Nanas terdiri dari bromelain, yang dapat menyebabkan kontraksi pada wanita hamil, sehingga menyebabkan keguguran

2.Hati Hewan

Biasanya dianggap bergizi, mengkonsumsi hati hewan tidak aman untuk wanita hamil [4]. Makan hati hewan setiap hari selama kehamilan dapat menyebabkan penumpukan retinol yang tinggi yang dapat berbahaya bagi janin Anda. Namun, tidak aman untuk memakannya sekali atau dua kali dalam sebulan.

3. Aloe Vera

Aloe vera sangat baik untuk rambut, kulit dan pencernaan. Namun, ibu hamil sebaiknya menghindari mengonsumsi jus lidah buaya, karena dapat menyebabkan perdarahan panggul sehingga menyebabkan keguguran . Dianjurkan untuk menghindari penggunaan produk lidah buaya selama trimester pertama kehamilan.

4. Pepaya

Pepaya adalah salah satu makanan pemicu keguguran yang umum. Pepaya hijau atau mentah mengandung enzim yang dapat menyebabkan kontraksi rahim, yang menyebabkan keguguran. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi pepaya hijau, terutama saat awal kehamilan. Studi menunjukkan bahwa pepaya hijau atau pepaya mentah mengandung segudang enzim dan nanah. Akibatnya rahim akan cenderung mengalami kejang. Dengan cara ini, aborsi atau keguguran bisa terjadi.

5. Paha ayam

Paha ayam yang biasa digunakan dalam sambhar, kaya akan vitamin, zat besi dan kalium. Tapi, sayuran ini mengandung alpha-sitosterol yang berbahaya bagi ibu hamil. Senyawa seperti estrogen ini dapat menyebabkan keguguran.

6. Kepiting

Selain rasanya yang enak, kepiting juga dikemas dengan kandungan kalsium dan nutrisi yang tinggi. Namun, Anda harus menghindari makan terlalu banyak selama tahap awal kehamilan, karena dapat menyebabkan rahim menyusut, menyebabkan perdarahan internal atau bahkan bayi lahir mati. Selain itu, juga mengandung kolesterol tingkat tinggi, yang tidak baik untuk kesehatan wanita hamil secara keseluruhan.

7. Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Produk susu yang tidak dipasteurisasi seperti susu, keju feta, gorgonzola, brie, dll., Mengandung bakteri bernama Listeria, yang bisa sangat berbahaya bagi wanita selama berbagai tahap kehamilan mereka. Bakteri ini juga ditemukan pada unggas dan makanan laut mentah. Jadi, ibu hamil harus ekstra hati-hati dan menghindari makanan ini selama kehamilan

8. Kentang Kecambah

Meskipun makan kentang biasa selama kehamilan dianggap aman, kentang kecambah dapat berdampak negatif bagi kesehatan ibu dan janin. Kentang kecambah mengandung berbagai racun seperti solanin yang dapat berbahaya bagi pertumbuhan janin. Kentang kecambah tidak hanya berbahaya bagi wanita hamil tetapi juga semua orang.

9. Telur Mentah

Wanita hamil sebaiknya menghindari telur mentah atau makanan dengan telur mentah, seperti mayonaise karena ini dapat meningkatkan resiko keracunan makanan dan salmonella. Pastikan putih telur dan kuning telur sudah benar-benar padat setelah dimasak. Pada dasarnya, wanita hamil harus menghindari konsumsi makanan yang kurang matang.

10. Biji wijen

Wanita hamil sebaiknya tidak makan biji wijen secara berlebihan selama kehamilan. Biji wijen, jika dicampur dengan madu, dapat menyebabkan keguguran. Namun, biji wijen hitam dapat dikonsumsi selama tahap terakhir kehamilan, karena membantu persalinan yang lebih alami.

11. Kafein

Meskipun penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang aman selama kehamilan, tetap disarankan bagi wanita hamil untuk membatasi konsumsinya, karena peningkatan kadar kafein selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau bayi yang kekurangan berat badan.

12. Ikan Kaya Merkuri

Wanita hamil di trimester pertama harus berhati-hati saat mengonsumsi ikan. Hindari varietas dengan kandungan merkuri tinggi seperti king mackerel, marlin, hiu, swordfish, dan tuna karena tingkat merkuri yang tinggi dapat mempengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

Beberapa makanan lain yang harus dihindari ibu hamil adalah sebagai berikut:
-Kecambah seperti alfalfa, kacang hijau, lobak, dll. (Mungkin mengandung salmonella) Bumbu tertentu dapat mempengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf bayi (merangsang rahim dan dapat menyebabkan kontraksi).
-Sayuran yang tidak dikupas
-Persik (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat menghasilkan panas yang berlebihan dalam tubuh dan menyebabkan pendarahan internal)
-Jamu tertentu seperti Centella dan Dong Quai (dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur)
- Alkohol
Sementara banyak tergantung pada kesehatan wanita, usia, kebiasaan makan dan kesehatan selama kehamilan, makanan ini berpotensi berbahaya bagi wanita dan janinnya selama trimester pertama. Selalu diskusikan pola makan dan kebiasaan makan Anda dengan dokter selama kehamilan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan hamil
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top