Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presidennya Menolak Beli, Brasil 'Kekeuh' Impor Vaksin Covid-19 dari China

Bolsonaro meragukan negara tersebut  memiliki kredibilitas untuk mengembangkan obat untuk virus corona.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  18:35 WIB
Vaksin Sinovac - ugm.ac
Vaksin Sinovac - ugm.ac

Bisnis.com, JAKARTA - Regulator kesehatan Brasil mengizinkan impor vaksin yang diproduksi China setelah klaim dari Presiden Jair Bolsonaro mengatakan tidak akan membelinya karena tidak ingin menjadi kelinci percobaan vaksin dari China itu.

Bolsonaro meragukan negara tersebut  memiliki kredibilitas untuk mengembangkan obat untuk virus corona.

Tetapi pada akhirnya, Institut Butantan, pusat penelitian Sao Paulo yang telah bermitra dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin "luar biasa" untuk membawa enam juta dosis obat Coronavac yang tidak terdaftar ke negara itu untuk uji coba fase tiga, Badan Pengawasan Kesehatan Brasil, atau Anvisa menyatakan seperti dilansir dari Bloomberg.

Uji coba telah menjadi titik panas terbaru dalam pertarungan antara kepemimpinan lokal dan Bolsonaro atas penanganan wabah. Presiden mengatakan awal pekan ini bahwa pemerintahnya tidak akan membeli obat itu karena "asalnya".

Sementara itu, Gubernur Sao Paulo Joao Doria, seorang kritikus Bolsonaro yang setia, mengatakan tidak melanjutkan uji klinis Sinovac akan menjadi "kriminal" dan menuduh presiden mempolitisasi vaksin tersebut.

Ketua majelis rendah Rodrigo Maia mempresentasikan front persatuan dengan Doria selama konferensi pers hari Jumat, menyebutnya sebagai "sekutu" dan mengatakan bahwa dia berharap presiden akan mempertimbangkan kembali posisinya.

Negara Amerika Selatan itu telah menghadapi salah satu korban pandemi paling parah, mencatat hampir 156.000 kematian dan lebih dari 5.333.000 kasus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top