Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Makna Hari Sumpah Pemuda bagi Afgan dan Anggun C Sasmi

Rasa bangga dan nasionalisme yang tinggi merupakan esensi dari menjadi seorang anak bangsa dan memaknai Sumpah Pemuda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  09:07 WIB
Anggun C Sasmi - angguncsasmi.net
Anggun C Sasmi - angguncsasmi.net

Bisnis.com, JAKARTA - Penyanyi solo wanita Anggun C Sasmi mengatakan bahwa Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Rabu (28/10/2020), merupakan sebuah momen bagi para anak muda dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk menggairahkan rasa nasionalisme dalam diri masing-masing.

Anggun, melalui jumpa pers virtual, Selasa (27/10/2020), merasa bangga dengan darah Indonesianya, walaupun ia saat ini tinggal di Paris, Prancis.

"Darah saya adalah darah Indonesia, tak peduli saat ini saya tinggal di mana. Fakta bahwa saya lahir di Indonesia, dari orangtua asal Indonesia, dan masa kecil yang aku habiskan di Indonesia, itu semua tak akan berubah," kata Anggun.

Menurutnya, rasa bangga dan nasionalisme yang tinggi merupakan esensi dari menjadi seorang anak bangsa dan memaknai Sumpah Pemuda.

Anggun kemudian mengenang penampilannya saat membuka gelaran Asian Games tahun 2018 di Jakarta, dengan lagu "Pemuda". Ia mengungkapkan, dirinya merasa bangga dapat membawakan lagu tersebut di pesta olahraga terbesar di Asia itu.

"Saya merasa sangat beruntung saat itu, karena terpilih membawakan lagu 'Pemuda' di Asian Games, dan menyanyikannya dengan bangga bersama banyak masyarakat Indonesia," kenang Anggun.

"Rasanya, kita harus mengingat lagu itu, khususnya saat ini. Bukan hanya untuk saya, tapi untuk kita semua. Kita harus bersatu," ujarnya melanjutkan.

Bersatu, bagi Anggun, merupakan salah satu hal esensial untuk dibawa dan disuarakan oleh pemuda Indonesia.

Lebih lanjut, pelantun "Mimpi" itu mengatakan, anak muda harus berani menunjukkan warna dan kebanggaannya melalui hal positif.

Untuk musisi, misalnya, gunakan karya sebagai wadah untuk mencurahkan kreativitas dan kecintaan kepada musik dan bangsa, sehingga bisa menjadi representasi di mata dunia.

"Dulu dtahun '90-an, menjadi penyanyi Asia di kancah Eropa dan Amerika Serikat sangat menantang. Namun, saya senang bisa menjadi salah satu wajah (Asia) untuk menjalani karir ini," kata Anggun.

"Saat ini, penyanyi-penyanyi muda seperti Niki dan Rich Brian dari Indonesia, merupakan hal yang membanggakan untuk disaksikan. Mereka tak hanya menembus pasar musik internasional, namun jujur dengan diri dan karya mereka," imbuhnya.

Anak muda, bagi Anggun, adalah salah satu penggerak perubahan. Dan menurutnya, musik bisa menjadi ruang berekspresi anak-anak muda dengan jujur, personal, dan mampu menyentuh banyak orang.

Ia mendukung musisi muda untuk terus bermusik dan menggugah penikmatnya, terutama di masa sulit seperti pandemi Covid-19.

"Bagi musisi muda, jika passion kalian di musik, terus sempurnakan karya kalian. Inspirasi ada di mana saja, dan tunjukkan keunikan, sisi personal kalian, dan jangan takut untuk menjadi unik, 'aneh' dan 'out of the box'," kata Anggun.

Afgan

Penyanyi solo pria Afgansyah Reza atau yang lebih dikenal dengan Afgan mengatakan bahwa Hari Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap tanggal 28 Oktober merupakan gerakan positif yang perlu diingat dan diadaptasi pemuda Indonesia, bahkan pada masa sekarang.

Menurut Afgan, pada Hari Sumpah Pemuda, anak-anak muda harus bisa memanfaatkan waktu dan suaranya dengan bijak dan positif sebagai komunitas yang penting di kehidupan sehari-hari dan berbangsa.

"Buatku, pada Hari Sumpah Pemuda ini kita (sebagai pemuda) harus bisa menggunakan waktu kita dengan bijak sebagai sebuah komunitas," kata Afgan di jumpa pers virtual, Selasa (27/10/2020).

Bagi pelantun lagu "Jodoh Pasti Bertemu" itu, pemuda merupakan sosok penggerak yang esensial, sehingga anak-anak muda Indonesia harus bergerak menyuarakan hal yang positif dan bisa berdampak.

"Kita sebagai pemuda harus mendukung hal-hal yang bisa berdampak baik, things that matter. Karena orang-orang yang bisa mengubah dunia adalah kita," ujar Afgan.

Lebih lanjut, penyanyi berdarah Minangkabau yang lahir pada 27 Mei, 31 tahun silam itu mengatakan bahwa dirinya aktif memberikan semangat dan dorongan bagi penggemarnya agar menjadi pemuda yang berpikiran terbuka, positif, dan peduli kepada sesama.

"Aku selalu mendorong para penggemarku untuk tidak menjadi orang yang ignorant. Lakukan hal baik setiap hari, supportif terhadap sesama, dan stay positive," dia menambahkan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggun c sasmi sumpah pemuda Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top