Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sampah Plastik Jenis PET Ternyata Punya Nilai Ekonomis Tinggi

Galon atau kemasan plastik sekali pakai bahan PET dengan Kode daur ulang No.1 dapat segera di daur ulang dan menjadi bahan - bahan bermanfaat seperti menjadi Dakron bahan baku bantal, guling, kasur, bahan benang nilon.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 19 November 2020  |  12:58 WIB
Bisnis depo air atau air isi ulang masih menggiurkan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). - istimewa
Bisnis depo air atau air isi ulang masih menggiurkan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sampah plastik jenis PET ternyata bisa mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mudah didaur ulang.

Galon atau kemasan plastik sekali pakai bahan PET dengan Kode daur ulang No.1 dapat segera di daur ulang dan menjadi bahan - bahan bermanfaat seperti menjadi Dakron bahan baku bantal, guling, kasur, bahan benang nilon dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi konsumen, sehingga proses circular economy yang digaungkan oleh Kementrian Lingkungan hidup dapat tercipta pada proses daur ulang ini.

Menurut Dhora Elvira dari LSM Sahabat Daur Ulang, sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah didaur ulang adalah plastik dari jenis PET.

"Plastik berbahan dasar PET (biasanya banyak digunakan di kemasan botol plastik air mineral) — hampir semua merek botol plastik air mineral," ujar Dhora dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (18/11/2020).

Senada dengan Dhora, menurut Ketua Ikatan Pemulung Indonesia, Prispolly Lengkong, menjelaskan selama ini para pemulung memanfaatkan nilai ekonomis dari sampah yang mereka pungut. Prispolly menambahkan plastik jenis PET merupakan primadona untuk para pemulung karena nilai ekonominya yang tinggi. Selain itu plastik jenis ini lebih mudah di dapatkan (selain di kawasan pariwisata, hotel dan resto).

Sementara itu Christine Halim dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia menjelaskan di ADUPI sendiri sampah plastik yang memiliki nilai jual tinggi dan tinggi pula demand-nya adalah sampah plastik single layer atau satu lapisan jenis polipropilena, PE, HDPE, PET, dan materi selain plastik dengan kode No.7 (Bahan Kemasan Polikarbonat, PC yang biasa digunakan di kemasan galon isi ulang).

“Kehadiran galon air kemasan sekali pakai, justru menghemat pemakaian plastik. Contoh dengan 1 galon bisa memuat 19 liter air. Jika digantikan dengan botol yang isinya 500ml, malah menambah jumlah sampah botol yang dipakai. Untuk perusahaan daur ulang plastik juga lebih mudah untuk di daur ulang. Ini justru ramah lingkungan," ungkap Christien.

Sampah plastik lebih baik jika dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali. Butuh waktu 450 - 1000 tahun untuk sampah dari botol plastik dapat terurai.

Dari sudut pandang pemulung, galon plastik sekali pakai (dengan No kode Plastik daur ulang No.1) lebih menguntungkan pemulung. Nilai jualnya yang tinggi dan lebih cepat sampai ke tangan pemulung.

"Untuk galon air mineral yang diisi berulang-ulang, saya tidak sebut mereknya, tapi dari sisi pemulung tidak terlalu menguntungkan. Karena pemulung hanya bisa mendapatkan galon tersebut jika kondisinya sudah rusak. Artinya butuh waktu lama untuk sampai ke tangan pemulung, galon sekali pakai karena nilai ekonomisnya tinggi sudah pasti diambil oleh pemulung dan tidak mungkin adanya penumpukan plastik limbah, bahkan ketika kita buang didepan rumah sekalipun pasti ada yang mengambilnya" tutup Prispolly.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum plastik
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top