Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biotec Ajukan Izin Edar Vaksin Covid-19

Perusahaan China National Biotec Group Co (CNBG), anak usaha Sinopharm, telah mengajukan izin edar kepada Otoritas China pada Rabu (25/11/2020). Adapun, dokumen yang diajukan antara lain data interim uji klinis fase III dari uji vaksin pada manusia yang sudah dilakukan di Timur Tengah dan Afrika Selatan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 November 2020  |  18:43 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pengembang vaksin ternama di China mulai melakukan pengajuan izin memasarkan vaksin Covid-19, mengingat perusahaan Pfizer sebelumnya sudah dapat izin.

Perusahaan China National Biotec Group Co (CNBG), anak usaha Sinopharm, telah mengajukan izin edar kepada Otoritas China pada Rabu (25/11/2020). Adapun, dokumen yang diajukan antara lain data interim uji klinis fase III dari uji vaksin pada manusia yang sudah dilakukan di Timur Tengah dan Afrika Selatan.

Dengan pengajuan tersebut, CNBG akan menjadi perusahan pengembang vaksin pertama di luar Rusia yang membuat vaksin buatannya bisa digunakan secara luas oleh publik dan menegaskan tekad China untuk menjadi pemasok vaksin utama di China dan dunia.

Perusahaan obat dari Barat seperti Pfizer Inc. dan AstraZeneca Plc saat ini juga masih mencari perizinan penggunaan darurat untuk vaksin buatannya. Status tersebut sudah diberikan kepada pengembang vaksin China dari sebulan lalu.

Namun, tak seperti perusahaan Barat, CNBG belum merilis data efikasi vaksinnya kepada publik untuk uji klnis fase III. Hal itu membuatnya lebih sulit tembus ke pasar dibandingkan dengan kandidat vaksin lainnya.

Regulator saat ini masih melakukan peninjauan data dari CNBG untuk hasil uji klinis fase I, II, dan data interim fase III, yang disebut Direktur CNBG Yang Xiaoming baru dimulai pekan lalu. Adapun, saat ini regulator obat-obatan China, National Medical Products Administration, belum memberikan respons.

Percepatan pengadaan vaksin menjadi sangat penting karena negara-negara ingin membuka kembali perekonomian mereka sambil membendung pandemi yang telah menginfeksi lebih dari 59 juta orang.

Vaksinasi dipandang sebagai harapan terbaik karena sejumlah megara kembali mengalami gelombang baru infeksi yang memaksa mereka untuk memberlakukan lockdown lagi dan pembatasan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top