Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak 5 Cara Ampuh Negoisasi Gaji, Pasti Berhasil!

Jika Anda berhasil terpilih, bagian selanjutnya terletak pada upaya untuk memperbaiki atau menegosiasikan gaji Anda. Tertarik untuk mencoba cara ini?
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  12:15 WIB
Ilustrasi - Redbookmag
Ilustrasi - Redbookmag

Bisnis.com, JAKARTA - Mempersiapkan wawancara yang sempurna adalah tugas yang banyak. Bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan membutuhkan segala macam persiapan, mulai dari pakaian yang rapi dan jelas hingga memberikan jawaban yang sempurna untuk pertanyaan cerdas dan samar dari pewawancara.

Jika Anda berhasil terpilih, bagian selanjutnya terletak pada upaya untuk memperbaiki atau menegosiasikan gaji Anda. Meskipun ini mungkin tampak seperti tugas yang sulit, sebagian besar kandidat cenderung mengabaikan pentingnya negosiasi gaji.

Karena itu, dikutip dari Times of India, Rabu (2/12/2020), ada beberapa tips yang dapat membantu Anda menegosiasikan gaji Anda dengan lebih baik.

1. Ketahui nilai Anda

Hal terpenting adalah memahami nilai Anda sebagai kandidat di pasar. Dengan pengalaman Anda dikumpulkan di pekerjaan sebelumnya, sekolah, perguruan tinggi atau universitas, Anda harus memiliki pengalaman yang tepat untuk pekerjaan yang dibutuhkan. Jadi jangan ragu untuk menegosiasikan gaji Anda karena Anda memang pantas mendapatkannya.

2. Lakukan riset dengan perekrut

Selalu balas telepon dari calon perekrut. Berkomunikasi dan berbicara dengan mereka akan memberi Anda banyak ide tentang gaji rata-rata yang disediakan perusahaan untuk peran Anda. Masuk ke proses perekrutan tanpa memiliki pengetahuan dasar tentang gaji Anda juga akan menunjukkan Anda sebagai kandidat yang tidak inisiatif.

3. Mulailah dengan gaji tertinggi

Saat meneliti tentang gaji rata-rata yang diberikan oleh pasar untuk peran pekerjaan Anda, pahamilah bahwa Anda juga harus merasa berhak atas gaji dengan gaji tertinggi, jika pengalaman dan kemampuan kerja Anda setara. Saat bernegosiasi, mulailah dengan gaji tertinggi. Kemudian, perekrut jelas akan mulai bernegosiasi dengan Anda, menyebabkan gaji menjadi ukuran gaji menengah.

4. Jangan takut untuk menolaknya

Jika Anda tampak terlalu bersedia untuk pekerjaan itu, kemungkinan besar perekrut akan mencoba bernegosiasi dengan Anda dengan hati-hati dan membuat Anda menyetujui gaji yang dinegosiasikan. Jika Anda merasa angkanya tidak sesuai dengan harapan Anda, maka putuskan untuk bangkit dan menolak tawaran tersebut. Jangan tampak terlalu putus asa untuk pekerjaan itu, itu secara otomatis membuat Anda berada di jalan untuk waktu yang sulit di kantor.

5. Punya profil yang bagus

Bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang layak mungkin tampak sangat mengundang, tetapi Anda juga harus memiliki kualifikasi yang diperlukan untuk itu. Tanyakan pada diri Anda apakah Anda telah bekerja di sebuah perusahaan setidaknya selama satu tahun atau apakah Anda telah melakukan sesuatu untuk sebuah proyek yang berhasil dengan sangat baik. Ingatlah bahwa kualitas dan nilai Anda di pasar bergantung pada kemampuan dan kualifikasi profesional Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaji Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top