Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Kenapa Bayi Suka Mencakar Diri Sendiri

Mungkin Anda dan pasangan memperdebatkan apakah si kecil akan memiliki hidung atau telinga Anda. Dan begitu si kecil Anda tiba, ada sesuatu yang begitu sempurna pada wajah kecil mereka. Anda bisa menatapnya berjam-jam.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  12:55 WIB
Bayi sedang tidur
Bayi sedang tidur

Bisnis.com, JAKARTA -- Anda mungkin pernah bermimpi tentang bagaimana rupa bayi Anda ketika mereka akhirnya lahir. Anda bahkan mungkin telah memamerkan gambar USG Anda kepada semua orang.

Mungkin Anda dan pasangan memperdebatkan apakah si kecil akan memiliki hidung atau telinga Anda. Dan begitu si kecil Anda tiba, ada sesuatu yang begitu sempurna pada wajah kecil mereka. Anda bisa menatapnya berjam-jam.

Sekarang, setelah semua itu, melihat bekas cakaran di seluruh wajah bayi Anda bisa jadi menyedihkan. Mengapa mereka melakukan ini pada diri mereka sendiri, dikutip dari healthline.com, Rabu (30/12/2020) ada penjelasan mengapa bayi menggaruk-garuk wajahnya?

Beberapa yang paling umum termasuk:

1.Gerakan yang tidak terkontrol

Bayi tidak memiliki kendali penuh atas tubuh mereka saat mereka pertama kali lahir. Sebaliknya, refleks mengontrol banyak gerakan mereka. Salah satu refleks bayi baru lahir yang umum adalah respons kejut yang tidak disengaja yang disebut refleks Moro.

Akibat refleks ini, ketika bayi dikejutkan oleh suara keras, gerakan tiba-tiba, atau kehidupan secara umum, mereka biasanya bereaksi dengan melengkungkan punggung dan merentangkan lengan dan kaki, diikuti dengan meringkuk lagi. Tangan mereka mungkin tersentak ke arah wajah, dan mungkin tanpa sengaja menggaruk tubuh.

Kedengarannya buruk? Jangan takut, ini tidak akan bertahan selamanya! Antara usia 3 dan 6 bulan, Anda mungkin akan memperhatikan bahwa bayi Anda tampaknya tidak lagi memiliki refleks Moro. Anda akan tahu refleks ini akan hilang saat gerakan bayi Anda menjadi lebih terkontrol dan tidak terlalu tersentak.

Anda juga dapat membantu bayi Anda berkembang di area ini dengan memberi mereka ruang untuk meregangkan lengan dan kakinya setiap hari. Ini akan membantu mereka mengembangkan otot yang diperlukan!

2. Iritasi atau gatal pada kulit

Saat kulit bayi Anda menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim, Anda mungkin akan merasakan sedikit kering.

Mungkin ada bercak kasar, bayi berjerawat, atau mengelupas. Ini sangat normal. Seringkali, ini bukan masalah besar dan akan segera beres dengan sendirinya. Meskipun demikian, ini mungkin menimbulkan beberapa goresan untuk sementara.

3.Kuku bayi yang tajam

Meskipun kuku bayi kecil, kuku itu ganas! Mereka tumbuh dengan cepat dan cenderung setajam cakar. Karena bayi sering kali meletakkan tangan di dekat wajah (harus refleks cinta!), Mudah bagi mereka untuk meninggalkan luka secara tidak sengaja jika kukunya tidak dibuat terlalu pendek.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayi parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top