Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teater Koma Pertimbangkan Reschedule Lakon Sampek Engtay Diundur

Ratna Riantiarno, Pendiri Teater Koma menuturkan bahwa masuknya vaksinasi ke Indonesia tidak lantas membuat semua kondisi langsung kembali normal pada 2021 mendatang tetapi berlangsung secara bertahap.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 06 Januari 2021  |  10:45 WIB
Pentas Teater Koma 'Inspektur Jendral' Rabu (5/11 - 2015)
Pentas Teater Koma 'Inspektur Jendral' Rabu (5/11 - 2015)

Bisnis.com, JAKARTA – Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat tampaknya sudah terlalu terbiasa untuk menyaksikan berbagai pertunjukkan melalui medium digital, termasuk pertunjukkan seni teater.

Ratna Riantiarno, Pendiri Teater Koma menuturkan bahwa masuknya vaksinasi ke Indonesia tidak lantas membuat semua kondisi langsung kembali normal pada 2021 mendatang tetapi berlangsung secara bertahap.

Para penonton pun sepertinya masih akan lebih memilih menonton pertunjukkan teater melalui medium digital sehingga untuk datang secara langsung ke gedung pertunjukkan sepertinya masih belum bisa kembali normal.

“Dalam kondisi saat ini tampaknya untuk pergi menonton ke luar akan menjadi pilihan ke berapa, kecuali untuk suatu pertunjukkan yang luar biasa,” tuturnya.
Teater Koma sendiri memang telah menyiapkan pertunjukkan Lakon Sampek Engtay yang semula siap digelar pda 2020. Namun karena pandemi Covid-19, pementasan karya tersebut ditunda hingga 2021 yang rencananya bakal digelar pada akhir Januari ini.

“Tapi kita masih lihat juga kondisi pada Januari ini, apakah yang lain-lain belum mulai juga atau sudah ada yang menampilkan pertunjukkan. Ya kita juga masih melihat sikon, apa mungkin akan mundur lagi ke Maret, ini masih dalam pertimbangan,” ujarnya.

Sebagai seorang seniman, tentu Ratna juga berharap vaksin benar-benar bisa tersebar dengan baik dan dapat mengembalikan lagi kondisi meski harus secara bertahap. Selain itu, dalam kondisi saat ini para pelaku seni juga sangat berharap adanya dukungan dari berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah untuk bisa memberikan bantuan dan dukungan dalam bentuk sponsorship bagi para pekerja seni.

“Karena kalau kita hanya berharap dari tiket saja tampaknya susah juga, tetap kita membutuhkan bantuan dari sponsorship. Sebab, untuk pertunjukkan yang dilakukan secara digital pun kita banyak mengeluarkan cost untuk kamera, pencahayaan dan lainnya sehingga dapat mendukung kualitas pertunjukkan tersebut,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teater pertunjukan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top