Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Misinformasi dan Fakta Seputar Pelaksanaan Vaksinasi Virus Corona

Ada banyak misinformasi terkait vaksin virus corona (Covid-19) yang beredar di masyarakat selama masa pandemi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 10 Februari 2021  |  11:18 WIB
Beredar misinformasi terkait vaksin virus corona (Covid-19). - Antara
Beredar misinformasi terkait vaksin virus corona (Covid-19). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Program vaksinasi virus corona (Covid-19) di dalam negeri sudah dimulai. Namun demikian, masih ada sejumlah pandangan yang keliru terkait pelaksanaan program ini.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengatakan ada beberapa pendapat yang salah tapi dianggap benar tentang pelaksanaan vaksin Covid-19.

Oleh sebab itu, melalui akun Twitter miliknya, dia mencoba memberikan beberapa penjelasan dan meluruskan kekeliruan pendapat atau informasi yang berkembang di masyarakat.

Pertama, pendapat tentang setelah divaksin orang tidak akan menyebarkan virus corona karena tubuhnya tidak mengandung virus. Dia meluruskan bahwa informasi yang benar adalah kendati telah divaksin orang masih mungkin menyebarkan virus.

Kedua, pendapat bahwa sebelum divaksin orang sebaiknya mengonsumsi obat pereda nyeri agar rasa sakit akibat suntikan berkurang. Zubairi mengatakan beberapa obat itu adalah anti peradangan, yang justru berpotensi mengurangi keefektifan suntikan.

Ketiga, pendapat yang mengatakan seseorang tidak boleh berolahraga sebelum disuntik vaksin. Pendapat yang benar menurutnya adalah olahraga teratur sangat penting, “jangan salah kaprah,” tulisnya.

Keempat, informasi tentang pentingnya mengonsumsi vitamin A, C, dan D3 sebelum divaksin karena akan meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap vaksin. Padahal, kata Zubairi, respons kekebalan tubuh tidak terjadi dalam waktu dekat. Menjaga nutrisi merupakan hal penting karena memang bagus untuk tubuh.

Kelima, pendapat bahwa orang harus tidur nyenyak sebelum divaksin. Menurutnya, tidur nyenyak secara umum memang selalu bermanfaat. Jadi istirahat yang cukup adalah ide yang baik sebelum orang mendapatkan vaksin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter ikatan dokter indonesia vaksinasi Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top