Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebih Penting Bakat atau Kerja Keras? Ini Jawabannya

Bakat dan kerja keras menjadi dua modal utama meraih kesuksesan. Namun, dari kedua hal tersebut, mana yang lebih dominan dan diperlukan bagi generasi muda?
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  20:45 WIB
 Leadership Development Djarum Beasiswa Plus - Istimewa
Leadership Development Djarum Beasiswa Plus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bakat dan kerja keras menjadi dua modal utama meraih kesuksesan. Namun, dari kedua hal tersebut, mana yang lebih dominan dan diperlukan bagi generasi muda?

Jawaban atas pertanyaan lebih penting bakat atau kerja keras diuraikan oleh Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma, kala menjadi pemateri dalam Leadership Development Djarum Beasiswa Plus di hadapan 522 Beswan Djarum angkatan 2020/2021. Dalam kegiatan tersebut, Galuh memaparkan tentang pentingnya gritty leadership kepada ratusan mahasiswa dari 93 perguruan tinggi di Indonesia tersebut.

Gritty Leadership merupakan pola pikir yang membentuk seseorang menjadi individu pantang menyerah, berani dan konsisten mewujudkan target yang dicita-citakan. Orang yang memiliki gritty leadership akan mengerahkan bakat dan bekerja keras hingga tujuannya tercapai. Dengan demikian, kerja keras dan konsistensi berperan penting dalam metode ini.

“Seseorang yang memiliki grit dalam hidup akan terus berusaha mencapai goals-nya meski banyak hambatan dan kesulitan. Materi ini menjadi penting disampaikan kepada generasi muda khususnya Beswan Djarum agar mereka tidak terbiasa dengan sesuatu yang serba instan, tidak mudah menyerah dan terbiasa menerima tantangan sehingga mereka bisa menjadi pemimpin yang memiliki nilai tambah di kemudian hari,” jelas Galuh dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (5/3/2021).

Untuk menumbuhkan grit di dalam diri, Galuh melanjutkan, generasi muda perlu menerapkan pola pikir yang berkembang (growth mindset) dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dengan terbiasa menghadapi tantangan dan tidak selalu berada di zona nyaman, pantang putus asa, terbuka terhadap kritik dan cepat bangkit ketika menghadapi keterpurukan.

“Dengan ketatnya persaingan di masa mendatang, grit akan menjadi future skill yang harus dimiliki generasi muda. Grit juga sudah menjadi salah satu indikator kesuksesan bagi para pelaku industri, karena orang yang memiliki grit lebih bisa membaca peluang dan lebih cepat berkembang dibandingkan orang lain,” Galuh menjelaskan.

Leadership Development Djarum Beasiswa Plus bertujuan membentuk generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia yang memiliki kecakapan emosional, intelegensia serta jiwa visioner sehingga kelak mampu melakukan perubahan bagi masyarakat ke arah yang lebih baik. Selama pelatihan, karakter para Beswan Djarum diasah agar melahirkan dan mewujudkan visi-visi yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara di masa mendatang. Tahun ini Leadership Development diselenggarakan secara virtual sepanjang Maret 2021.

Untuk mencapai hal tersebut, Beswan Djarum harus memiliki core ideology sebagai pondasi utama dalam pembentukan karakter. Core ideology mencakup dua hal yakni core value dan core purpose. Core value merupakan prinsip hidup yang terus dipegang teguh oleh setiap orang, apapun yang terjadi. Misalnya ialah bersikap jujur dalam setiap kondisi. Sementara, core purpose adalah tujuan inti yang terus diperjuangkan selama hidup. Salah satu contohnya adalah selalu memberi manfaat bagi orang banyak.

“Kehadiran core value dan core purpose dalam diri seseorang. Hal ini tercapai dengan peristiwa monumental astronot AS Neil Amstrong yang sukses menginjakkan kaki di bulan pada tahun 1969. Galuh berharap, para Beswan Djarum memiliki tujuan yang visioner seperti contoh tersebut dan dapat diwujudkan di masa mendatang.

Pelatihan Leadership Development merupakan satu dari beberapa pelatihan soft skills yang diberikan kepada Beswan Djarum. Pelatihan ini meliputi Nation Building, Character Building, Competition Challenges, serta International Exposure. Tidak hanya berhenti sampai di sini, melalui program Community Empowerement, Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk menerapkan berbagai soft skills yang telah diperoleh dengan melibatkan diri secara langsung dalam memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan tempat mereka berada.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top