Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Cara Mencegah Stroke di Usia Muda

Stroke bisa menyerang siapa saja secara tiba-tiba. Stroke juga bisa dicegah sedini mungkin di usia muda.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  09:20 WIB
Pencegahan stroke bisa dilakukan sejak usia dini. - ilustrasi
Pencegahan stroke bisa dilakukan sejak usia dini. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pencegahan stroke bisa dilakukan sejak usia muda. Lindungi diri Anda dan hindari stroke, terlepas dari usia atau riwayat keluarga Anda.

Usia membuat kita lebih rentan terkena stroke, seperti halnya ibu, ayah, atau kerabat dekat lainnya yang pernah mengalami stroke. Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi efek risiko tersebut.

Mengutip dari Health Harvard, Jumat (26/3/2021), berikut tujuh cara menghindari stroke yakni:

1. Turunkan  tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan faktor yang sangat besar dan bisa melipatgandakan risiko stroke Anda jika tidak dikendalikan. Tekanan darah tinggi merupakan penyumbang risiko stroke terbesar bagi pria dan wanita.

Pertahankan tekanan darah kurang dari 120/80 jika memungkinkan. Untuk beberapa orang lanjut usia, hal ini mungkin tidak dapat dilakukan karena efek samping pengobatan atau pusing saat berdiri.

2. Menurunkan berat badan

Obesitas, serta komplikasi yang terkait dengannya (termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes), meningkatkan kemungkinan Anda terkena stroke. Jika Anda kelebihan berat badan, maka turunkanlah berat badan secara perlahan, setidaknya 5 kg.

3. Berolahraga lebih banyak

Olahraga berkontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah. Olahraga juga bisa mencegah stroke sejak muda.

4. Kurangi minuman beralkohol

Minum sedikit alkohol tidak apa-apa, dan ini dapat menurunkan risiko stroke. Studi menunjukkan bahwa jika Anda minum sekitar satu minuman per minggu, maka risikonya mungkin lebih rendah. Namun, saat Anda sering mengonsumsi alkohol, maka risiko akan meningkat tajam.

5. Obati fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium adalah bentuk detak jantung tidak teratur yang menyebabkan pembentukan gumpalan di jantung. Gumpalan tersebut kemudian dapat menyebar ke otak, menghasilkan stroke. Fibrilasi atrium membawa risiko stroke hampir lima kali lipat.

6. Obati diabetes

Memiliki gula darah tinggi bisa merusak pembuluh darah dari waktu ke waktu, membuat gumpalan darah lebih mungkin terbentuk di dalamnya. Maka jagalah gula darah Anda agar tetap terkendali.

7. Berhenti merokok

Merokok bisa mempercepat pembentukan gumpalan darah dan pengentalan darah Anda. Diet sehat, olahraga teratur, dan berhenti merokok adalah untuk mencegah risiko stroke sejak usia muda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tekanan darah stroke gaya hidup
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top