Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! 4 Dampak Serius Alergi Susu Sapi pada Anak

Tak sedikit balita atau anak Indonesia yang mengalami alergi terhadap susu sapi. Angka kejadiannya pun meningkat dari tahun ke tahun.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  15:15 WIB
Anak-anak minum susu. Alergi susu sapi adalah respons sistem imun yang berlebihan pada seorang anak terhadap protein susu sapi yang tidak berbahaya bagi orang lain.  - Unicef
Anak-anak minum susu. Alergi susu sapi adalah respons sistem imun yang berlebihan pada seorang anak terhadap protein susu sapi yang tidak berbahaya bagi orang lain. - Unicef

Bisnis.com, JAKARTA - Tak sedikit balita atau anak Indonesia yang mengalami alergi terhadap susu sapi. Angka kejadiannya pun meningkat dari tahun ke tahun.

Konsultan Alergi dan Imunologi Anak Prof. Budi Setiabudiawan mengatakan protein susu sapi merupakan penyebab alergi terbesar kedua pada anak, setelah telur. Secara nasional, 0,5-7,5 persen anak alergi terhadap susu sapi.

"Data di RS Cipto Mangunkusumo, kejadian alergi susu sapi sebesar 23,8 persen," ujarnya dalam Festival Soya Generasi Maju, Rabu (31/3/2021).

Dia menjelaskan alergi susu sapi adalah respons sistem imun yang berlebihan pada seorang anak terhadap protein susu sapi yang tidak berbahaya bagi orang lain. Penting bagi orang tua melakukan diagnosa agar anak dapat ditata-laksana dengan baik karena dampaknya cukup merugikan.

Budi menjelaskan ada 4 dampak yang akan dihadapi apabila anak terlambat untuk didiagnosa alergi terhadap susu sapi.

1. Kesehatan

Anak yang alergi susu sapi menghadapi peningkatan risiko penyakit degeneratif, seperti obesitas hipertensi, hingga sakit jantung.

2. Gangguan tumbuh kembang anak

Anak dengan alergi mengalami keterlambatan pertumbuhan, karena berhubungan dengan jenis dan durasi pantang makanan.

Risiko nutrisi pada anak dengan alergi menyebabkan diet eliminasi, nutrisi pengganti yang buruk, kebutuhan diet yang meningkat, susah makan. Lebih parah, jika alergi tidak hanya 1 makanan hingga terjadi malnutrisi. Kemudian, pertumbuhan akan terhambat salah satunya karena suplementasi tidak adekuat.

3. Psikologi

Apabila terjadi alergi pada makanan, akan menimbulkan stress pada anak dan orang tua hingga menurunkan kualitas hidup si kecil.

4. Ekonomi

Biaya pengobatan akan meningkat karena hal ini. Begitu pula dengan meningkatkan biaya tidak langsung, bahkan kehilangan pendapatan karena orang tua sering tidak masuk kerja untuk mengurus anak yang alergi tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susu segar anak-anak Alergi
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top