Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penyebab Lansia Berisiko Tinggi Terinfeksi Ulang Covid-19

Lansia dikatakan berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhinya.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 01 April 2021  |  11:00 WIB
Kelurahan Rawamangun sediakan lima bus sekolah untuk antar jemput vaksinasi bagi lansia. - Antara
Kelurahan Rawamangun sediakan lima bus sekolah untuk antar jemput vaksinasi bagi lansia. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Lansia dikatakan berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhinya.

Menurut studi klinis yang dilakukan ilmuan di Statens Serum Institut, Kopenhagen, Denmark, mereka yang berusia di atas 65 tahun memiliki tingkat perlindungan yang rendah terhadap Covid-19 yaitu 47,1 persen. Hal ini membuat mereka lebih rentan terinfeksi ulang.

Sementara kekebalan dikatakan berkurang seiring waktu, lansia juga dikatakan menderita gangguan kerja sel kekebalan yakni sel-T dan respons pencegahan, yang dapat membuat beberapa diantaranya rentan terhadap gejala Covid-19 yang buruk.

Melansir Times of India, Kamis (1/4/2021), temuan yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) juga mengamati bahwa risiko komorbiditas yang parah juga dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi kembali oleh virus.

Lebih khusus lagi, kondisi seperti diabetes, obesitas, dan gangguan pernapasan kronis dapat membuat lansia dengan kekebalan yang lemah, lebih rentan terhadap bahaya infeksi ulang Covid-19.

Kondisi seperti diabetes dan obesitas meningkatkan peradangan dalam tubuh yang dapat menghalangi sistem kekebalan untuk meningkatkan respons antibodi yang tepat.

Pasien diabetes, khususnya, memiliki respons imun yang berkurang lebih cepat, yang berarti mereka menghadapi risiko tertinggi untuk reinfeksi.

Meskipun lansia menghadapi kemungkinan risiko tertinggi untuk reinfeksi, memprioritaskan upaya vaksinasi untuk mereka yang berusia di atas 55 tahun menjadi satu-satunya cara untuk melindungi mereka dari keparahan dan komplikasi.

Kekebalan buatan yang digerakkan oleh vaksin juga dapat memperkuat tanggapan kekebalan alami bagi mereka yang telah terinfeksi kembali dan membantu mendorong respon yang lebih kuat terhadap patogen yang mematikan.

Dari apa yang diyakini saat ini, mereka yang memiliki riwayat Covid-19 mungkin hanya memerlukan satu dosis vaksin yang selanjutnya akan membantu mempercepat vaksinasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lansia infeksi Covid-19
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top