Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Cermat Kelola Keuangan Keluarga

Tujuan utama menyiapkan anggaran keuangan keluarga adalah agar kita memiliki kendali yang lebih besar atas pengeluaran serta selalu memastikan bahwa perbedaan antara pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 05 April 2021  |  14:10 WIB
Ilustrasi tips keuangan - istimewa
Ilustrasi tips keuangan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Anggaran keuangan keluarga adalah struktur yang dapat memproyeksikan semua pendapatan masa depan anggota keluarga untuk diseimbangkan dengan pengeluaran masa depan.

Tujuan utama menyiapkan anggaran keuangan keluarga adalah agar kita memiliki kendali yang lebih besar atas pengeluaran serta selalu memastikan bahwa perbedaan antara pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran.

Karena dunia wirausaha tidak hanya menyangkut soal bisnis tetapi juga mencakup rumah dan keluarga Anda, penting bagi kita untuk belajar membuat anggaran keuangan keluarga yang baik untuk melakukan pengelolaan yang teratur.

Anda mungkin ingin menulis dan menjalankan tips berikut ini, seperti dilansir melalui Entrepreneur.

1. Buat daftar pendapatan dan pengeluaran Anda

Pertama, dalam daftar pendapatan Anda, Anda harus merinci semua aspek seperti gaji, investasi dan tabungan pensiun dari semua orang yang berkontribusi pada lingkaran keluarga, selain jumlah yang dikontribusikan dari entri lain, seperti bisnis.

Sedangkan di kolom biaya harus mencantumkan sewa atau dividen; pengeluaran untuk makan, air, listrik, gas, telepon, kabel, internet, transportasi, pakaian, perawatan pribadi, bahan bakar mobil, kartu kredit, pembayaran kredit, bahkan rekreasi.

2. Jadwalkan dan detail pengeluaran Anda secara realistis

Anda harus realistis tentang pengeluaran Anda. Jika Anda menyisihkan nol rupiah sebulan untuk memotong rambut atau biaya kecantikan lainnya, tentu kondisinya akan berubah dari waktu ke waktu. Dalam hal ini, lebih baik membatasi waktu Anda pergi ke penata rambut atau salon kecantikan daripada menghilangkan alokasi sama sekali.

3. Lakukan perhitungan

Setelah Anda membuat daftar pendapatan dan pengeluaran, pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran. Jika tidak, Anda perlu memotong pengeluaran Anda. Bersikaplah jujur dan masuk akal tentang biaya apa pun yang Anda potong; Anda masih harus makan, jadi jangan kurangi biaya belanja bulanan Anda. Namun, Anda dapat menemukan cara untuk menghemat pengeluaran belanjaan Anda dengan kupon dan berbelanja dengan cerdas.

4. Libatkan keluarga

Beri tahu keluarga tentang keputusan yang Anda buat pada anggaran keuangan keluarga. Selain itu, Anda harus mencoba membuat anggota keluarga yang cukup dewasa memahami proses untuk membantu Anda membuat keputusan yang sulit. Anda juga dapat mulai mengajarkan anak usia remaja untuk mulai belajar menabung dan berhemat.

5. Perbarui anggaran secara berkala.

Satu-satunya cara anggaran Anda akan berfungsi adalah agar Anda selalu ingat untuk memperbarui pengeluaran Anda sepanjang bulan untuk memastikan Anda berada di jalur yang benar.

6. Jaga dana di tabungan

Selisih antara pendapatan dan pengeluaran tiap bulan (saldo), tentunya menjadi simpanan yang akan Anda dapatkan setiap bulannya. Anda harus memastikan bahwa tabungan ini selalu positif dan semaksimal mungkin. Direkomendasikan agar tabungan mewakili minimal 10% dari total pendapatan.

Jumlah tabungan bulanan akan memberi Anda total tabungan tahunan. Dengan tabungan ini Anda dapat menutupi keadaan darurat atau kemungkinan apa pun, berinvestasi dalam bisnis atau investasi baru, atau memberi diri Anda rasa yang meningkatkan kualitas hidup Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keluarga tips keuangan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top