Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AMSI Terima 2.725 Paket Suplemen dari Pyridam Farma

Bantuan suplemen kesehatan sangat berharga untuk jurnalis, terlebih situasi saat ini, situasi di tengah masyarakat sudah seperti normal.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 08 April 2021  |  01:17 WIB
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menerima 2.725 paket suplemen dari Pyridam Farma untuk didistribusikan ke media anggota AMSI di 21 provinsi.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menyampaikan, bahwa media dituntut tetap melakukan tugas memberikan informasi.

“Agar publik dapat bertindak tepat saat pandemi,” katanya saat sambutan penyerahan suplemen yang berlangsung secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Dikatakan, pada saat bencana pandemi ini, media diminta bekerja lebih keras, karena kebutuhan informasi meningkat lebih cepat.

“Sebagai organisasi AMSI, memikirkan agar awak media anggota tetap aman selama di lapangan, menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Wenseslaus Manggut

Dikatakan, bantuan suplemen kesehatan sangat berharga untuk jurnalis, terlebih situasi saat ini, situasi di tengah masyarakat sudah seperti normal.

Treatment perlindungan untuk jurnalis perlu dilakukan lebih tinggi. Selain meminta jurnalis berhati-hati saat liputan, bantuan suplemen salah satu upaya menjaga kesehatan untuk meminimalisasi risiko yang besar.

Sementara itu, dr. Widjanarko Brotosaputro, Direktur Pyridam Farma menyampaikan, bahwa bantuan suplemen diberikan sebagai bentuk dukungan pada media dari industri farmasi.

“Industri farmasi sangat terbantu oleh media. Media memberikan support dengan memberikan penjelasan, pencerahan ke masyarakat, dan meluruskan informasi yang keliru selama pandemi,” ujarnya.

Seremonial penyerahan bantuan ini dirangkai dengan diskusi kesehatan “Hidup Sehat di Era New Normal Menuju Herd Immunity”.

Narasumber utama diskusi ini adalah dr. Widjanarko Brotosaputro atau yang biasa disebut dr. Paulus.

Dalam paparannya, ia menjelaskan kekebalan kelompok atau herd immunity untuk memutuskan rantai dari penularan. Kekebalan kelompok bisa terwujud jika sebagian besar populasi telah terlindungi, diantaranya melalui imunisasi.

“Herd immunity diperlukan agar kelompok rentan yang tidak bisa mendapatkan vaksin tetap aman dan terjaga kesehatannya. Contohnya lanjut usia yang tidak bisa keluar rumah, orang dengan gangguan jiwa, atau kelompok rentan lainnya, termasuk anak-anak,” tukasnya.

Ia juga menyarankan agar selama pandemi perlu menjaga kesehatan tubuh makan-makanan sehat, lebih banyak bergera, mengurangi stres, dan berbagi kasih dengan yang lain.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suplemen kesehatan Asosiasi Media Siber Indonesia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top