Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Laki-laki di Korea Selatan yang Tinggal di Rumah, Ada Apa?

Data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah ayah yang tinggal di rumah di Korea Selatan mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada Maret.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 19 April 2021  |  15:17 WIB
Di tengah peningkatan jumlah pria dalam penitipan anak, lebih banyak pekerja pria di negara ekonomi terbesar keempat di Asia itu yang mengambil cuti dengan alasan mengurus anak dan rumah tangga tahun lalu.  - Youtube
Di tengah peningkatan jumlah pria dalam penitipan anak, lebih banyak pekerja pria di negara ekonomi terbesar keempat di Asia itu yang mengambil cuti dengan alasan mengurus anak dan rumah tangga tahun lalu. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah ayah yang tinggal di rumah di Korea Selatan mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada Maret karena lebih sedikit perempuan yang bertanggung jawab membesarkan anak-anak mereka.

Dilansir dari Korea Times, sebanyak 13.000 pria Korea Selatan di luar angkatan kerja bertanggung jawab atas perawatan anak bulan lalu, naik sebesar 6.000 dari tahun sebelumnya menurut data dari Layanan Informasi Statistik Korea (KOSIS).

Itu merupakan angka terbesar sejak penelusuran data yang dimulai pada 1999. Peningkatan dari tahun ke tahun juga merupakan yang terbesar sejak Maret 2018.

Jumlah itu terus meningkat dalam jangka panjang. Pada Maret 2011, angkanya mencapai 3.000 sebelum naik menjadi 11.000 pada Januari tahun ini, 9.000 pada Februari dan 13.000 pada bulan lalu.

Mereka yang berusia 30-40 tahun menyumbang 74,5 persen dari jumlah ayah yang tinggal di rumah. Pria berusia 60 dan lebih tua mengambil hampir 18 persen.

Sebaliknya, jumlah ibu rumah tangga di Korea Selatan yang tinggal di rumah mencapai 1,1 juta bulan lalu turun 93.000 dari tahun sebelumnya. Dari 10 tahun sebelumnya, penghitungan bulan lalu turun 373.000.

Di tengah peningkatan jumlah pria dalam penitipan anak, lebih banyak pekerja pria di negara ekonomi terbesar keempat di Asia itu yang mengambil cuti dengan alasan mengurus anak dan rumah tangga tahun lalu.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja, hampir 27.400 pekerja laki-laki sektor swasta mengambil cuti tahun lalu, naik 23 persen dari tahun sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan drama korea
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top