Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anak dan Remaja Lebih Berisiko Menularkan Covid-19 di Keluarga

Kembalinya sekolah tatap muka perlu disikapi dengan kewaspadaan. Beberapa penelitian menunjukkan anak dan remaja berisiko membawa dan menularkan covid-19 ke anggota keluarganya di rumah.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 23 April 2021  |  08:33 WIB
Mutasi virus corona B117 - istimewa
Mutasi virus corona B117 - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Mulai Juli 2021,sekolah tatap muka akan dibuka kembali. Beberapa sekolah bahkan sudah membuka atau sedang dalam tahap merencanakan untuk membuka sekolah.

Kembalinya sekolah tatap muka perlu disikapi dengan kewaspadaan. Beberapa penelitian menunjukkan anak dan remaja berisiko membawa dan menularkan covid-19 ke anggota keluarganya di rumah.

Melalui unggahan di instagram pribadinya, Dokter Adam Prabata mengatakan anak dan remaja memiliki kemungkinan lebih besar untuk tertular covid-19 pertama kali di keluarga. Anak usia 12-16 tahun punya risiko 7 kali lebih tinggi sedangkan anak di bawah usia 12 tahun dengan risiko 2-3 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang berusia di atas 17 tahun.

Selain itu, Adam juga mengatakan apabila tertular covid-19, maka anak dan remaja memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menularkan covid-19 ke anggota keluarga lainnya.

“Risiko pada anak usia 2 sampai 16 tahun punya risiko 2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang usia di atas 17 tahun di keluarga yang tertular covid-19,” tulis Adam yang kutip Bisnis, (23/4).

Dia juga menuliskan perkiraan persentase risiko penularan covid-19 dari anak ke anggota keluarga lainnya. Anak usia sekolah berumur 10-19 tahun memiliki risiko tertinggi sebesar 18,6% menularkan covid-19 ke anggota keluarga lain di rumah.

Sementara itu, anak usia 0-14 tahun memiliki risiko penularan 22,4% terhadap orang yang kontak dengan mereka.

“Semakin banyak anak di suatu keluarga, maka risiko tertular covid-19 pada keluarga tersebut lebih tinggi dan semakin tua usia anak di suatu keluarga juga meningkatkan risiko tertular covid-19 dalam keluarga tersebut,” tulisnya.

Adapun, menurutnya, pelaksanaan sekolah tatap muka meningkatkan penularan kasus covid-19 bila dilakukan saat situasi penularan covid-19 sedang dan tinggi. Risiko peningkatan penularan tersebut berkurang bila situasi penularan covid-19 rendah.

Menurut Adam, diperlukan keseriusan pemerintah untuk mengontrol penularan covid-19 menjelang pelaksanaan sekolah tatap muka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top