Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Lho Bahayanya Tidur dengan Lampu Terang

Biasanya memang orang memiliki dua kebiasaan yang berbeda ini. Beberapa orang merasa nyaman tidur dalam keadaan lampu menyala. Namun, ada juga yang mungkin hanya bisa tertidur lelap jika lampu kamar dimatikan atau gelap.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 April 2021  |  11:22 WIB
Ilustrasi - Viiva
Ilustrasi - Viiva

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah Anda termasuk orang yang tidur dengan lampu terang? atau lampu gelap?

Biasanya memang orang memiliki dua kebiasaan yang berbeda ini. Beberapa orang merasa nyaman tidur dalam keadaan lampu menyala. Namun, ada juga yang mungkin hanya bisa tertidur lelap jika lampu kamar dimatikan atau gelap.

Dikutip dari Halodoc, tidur dalam kondisi gelap atau mematikan lampu kamar akan membuat kualitas tidur menjadi lebih baik. Paparan cahaya adalah faktor kunci yang mengatur tidur dan jam biologis tubuh.

Cahaya menjadi acuan jam biologis tubuh, karena cahaya yang diterima tubuh saat tidur dapat memberikan sinyal yang menunjukkan waktu-waktu tertentu bagi tubuh. 

Paparan cahaya saat tidur bekerja dengan menstimulasi aliran sel saraf dari mata ke bagian dari otak. Mereka dapat mengontrol hormon, suhu tubuh, dan fungsi lainnya yang bertugas membuat kamu merasa mengantuk.

Sementara itu dikutip dari Alodokter, disebutkan kebiasaan tidur dengan ditemani lampu tidur yang terang menyimpan kemungkinan dampak buruk bagi kesehatan. Selain dapat mengganggu irama sirkadian tubuh, penelitian menunjukkan adanya kemungkinan kontribusi cahaya di malam hari terhadap obesitas, depresi, bahkan kanker.

Tiap warna cahaya bisa menyebabkan efek yang tidak sama. Lampu dengan sinar berwarna biru pada siang hari dapat memberi efek positif pada suasana hati dan meningkatkan konsentrasi. Namun, efeknya dapat berbalik pada malam hari, karena sinar warna biru justru memberi dampak negatif pada tubuh ketika saatnya beristirahat.

Pancaran cahaya kepada tubuh ketika tidur malam justru dapat menghambat terbentuknya melatonin. Melatonin adalah hormon yang memengaruhi irama sirkardian tubuh atau irama biologis tubuh yang berlangsung 24 jam. 

Kekurangan melatonin inilah yang diduga terkait dengan gangguan tidur dan gangguan kesehatan secara umum. Itulah mengapa melatonin juga dapat diberikan sebagai obat tidur untuk membantu seseorang untuk lebih mudah terlelap dan digunakan untuk mengatasi gangguan tidur.

Jika cahaya lampu tidur sampai menimbulkan gangguan tidur, berikut beberapa risiko mengenai gangguan kesehatan yang dapat terjadi :

1. Obesitas

Dari sebuah penelitian, didapatkan kemungkinan kebiasaan tidur menggunakan cahaya dapat berdampak kepada pola makan yang meningkatkan risiko berat badan berlebih.

2. Depresi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada kemungkinan penggunaan lampu tidur, bahkan dengan cahaya redup, dapat meningkatkan perubahan fisiologis tertentu. Efek perubahan tersebut dapat menimbulkan perubahan tertentu pada otak dan memicu depresi. Meski demikian, hal ini masih terus diteliti.

3. Gangguan kesehatan reproduksi

Paparan cahaya pada malam hari sering dialami pada orang yang bekerja dengan sistem kerja shift. Hal ini dapat memicu terjadinya gangguan kesehatan reproduksi, terutama pada kaum wanita. Sebuah penelitian menyatakan bahwa semakin sering seorang wanita bekerja dengan sistem tersebut, maka semakin tinggi risiko siklus haid mengalami gangguan. Para peneliti menduga, hal tersebut juga berkaitan dengan siklus tidurnya yang mengganggu stabilitas hormon.

4. Kanker

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sistem kerja shift dapat mengganggu siklus tidur serta menjadi salah satu faktor risiko kanker prostat dan kanker payudara. Senada dengan hal tersebut, penelitian lain menyatakan bahwa tidur malam dengan lampu tidur yang menyala, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tidur lampu
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top