Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cara Aman Berpuasa bagi Penderita Penyakit Jantung

Berpuasa wajib itu dilaksanakan tidak terkecuali bagi penderita penyakit, termasuk penyakit jantung. Namun bagi penderita penyakit kronis tetap diperlukan aturan tepat dan aman agar dapat merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 26 April 2021  |  22:21 WIB
Minum air putih bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Pastikan tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi dua gelas air putih setelah berbuka, dua gelas air putih setelah tarawih, dan dua gelas air putih saat sahur.  - Istimewa
Minum air putih bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Pastikan tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi dua gelas air putih setelah berbuka, dua gelas air putih setelah tarawih, dan dua gelas air putih saat sahur. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Berpuasa wajib itu dilaksanakan tidak terkecuali bagi penderita penyakit, termasuk penyakit jantung. Namun bagi penderita penyakit kronis tetap diperlukan aturan tepat dan aman agar dapat merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.

Dokter Amanda Ismoetia, tim dokter Apotek Online Lifepack.id, mengungkapkan pasien dengan penderita penyakit kronis seperti jantung harus berkonsultasi dengan dokter jika ingin menjalani ibadah puasa. Apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk berpuasa atau tidak, karena penyakit jantung adalah jenis penyakit yang memiliki risiko tinggi.

Menurutnya, pasien yang menderita penyakit ini harus minum obat untuk menjaga kondisi tubuhnya. Serangan jantung secara tiba-tiba apalagi saat rutin menjalankan ibadah puasa dapat berakibat fatal bahkan hingga kematian.

"Untuk itu, minum obat secara rutin yang telah menjadi bagian wajib dilakukan setiap penderita jantung diharapkan membantu menurunkan risiko kambuh gejala seperti, sesak nafas, serta nyeri di bagian dada. Sebagai penyakit paling ditakuti nomor satu di Indonesia dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi untuk menjaga kondisi tubuh," ujarnya.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah terus meningkat. Sebanyak 15 dari 1.000 orang atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung dengan angka tertinggi penderita di umur 75 tahun lebih dan 65-74 tahun.

“Dengan tingginya angka penderita penyakit jantung yang juga didominasi oleh lansia (lanjut usia), dalam hal berpuasa diperlukan aturan-aturan yang harus dipatuhi," tuturnya.

Berikut ini yang harus diperhatikan oleh pasien setelah berkonsultasi dengan dokter dan diperbolehkan untuk berpuasa.

Pertama, penuhi asupan nutrisi yang cukup bagi tubuh.

Kedua, pastikan tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi dua gelas air putih setelah berbuka, dua gelas air putih setelah tarawih, dan dua gelas air putih saat sahur.

Ketiga, tetap rutin untuk melakukan kontrol secara berkala gejala penyakit jantung yang mungkin datang pada saat tubuh sedang menjalankan puasa, dan pastikan untuk tetap melakukan konsultasi dengan dokter secara berkala.

"Selain itu yang paling terpenting adalah atur waktu minum obat, karena penderita penyakit kronis tidak boleh berhenti mengonsumsi obat. Jangan dibiarkan rasa sakit menjadi hal yang biasa atau menahan karena sedang berpuasa,” ujar dr. Amanda

Kimberly DeFronzo, dari Center for Drug Evaluation and Research, mengingatkan bahwa mengikuti aturan minum obat dari dokter sangat penting. Apalagi bagi penderita penyakit kronis yang tidak boleh sama sekali melewatkan minum obat secara rutin.

“Agar penderita penyakit kronis dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman tanpa khawatir terlewat minum obat, pasien dapat memanfaatkan layanan apotek online Lifepack yaitu fitur reminder minum obat dan juga kotak obat spesial (blister)," ungkapnya.

Dengan ketentuan meminum obat secara rutin, para pasien penyakit jantung harus membeli obat setiap bulan dengan dana tidak kecil.

Untuk membantu masyarakat agar cepat sembuh dan menjalankan kepatuhan minum obat secara rutin, apotek online Lifepack memberikan diskon 50 persen hingga Rp1.500.000 untuk tebus obat resep khusus semua penyakit kronis yang berlaku hingga 31 Mei 2021.

"Ke depan, kami berharap apotek online Lifepack dapat menjadi solusi untuk kepatuhan minum obat khususnya bagi penderita penyakit kronis,” jelas April Cabello, Chief Marketing Officer Lifepack & Jovee.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit jantung tip berpuasa
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top