Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-hati, Kurang Asupan 8 Nutrisi Ini Bisa Sebabkan Depresi

Asupan protein, vitamin D, zat besi, vitamin B12 dan folat yang tidak memadai ternyata dapat memicu berbagai jenis masalah kesehatan, seperti depresi.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 27 April 2021  |  12:35 WIB
Asam folat - istimewa
Asam folat - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kekurangan nutrisi ternyata memberi pengaruh buruk untuk kesehatan mental.

Asupan protein, vitamin D, zat besi, vitamin B12 dan folat yang tidak memadai ternyata dapat memicu berbagai jenis masalah kesehatan, seperti depresi.

Melansir Boldsky, Selasa (27/4/2021), kekurangan nutrisi berikut ini dapat menyebabkan depresi :

1. Vitamin D

Para ahli mengatakan bahwa kekurangan vitamin D adalah epidemi utama yang baru mulai disadari. Kekurangan vitamin D juga terkait dengan demensia dan autisme.

Vitamin sangat penting dalam penyerapan kalsium dalam tubuh dan menjaga kepadatan tulang. Kekurangan vitamin D cukup umum saat ini, sebagian karena penggunaan tabir surya dan lebih sedikit paparan sinar matahari. Sumber makanan vitamin D termasuk ikan, produk susu yang diperkaya dengan vitamin D dan telur.

2. Magnesium

Magnesium merupakan mineral penting bagi tubuh kita. Ini sangat penting dalam memfasilitasi berfungsinya jantung dan sistem saraf. Magnesium sering disebut sebagai penawar stres, yaitu mineral relaksasi yang paling kuat.

Magnesium dapat diperoleh dengan mengkonsumsi sayur mayur, kacang-kacangan, sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, almond, alpukat dan biji-bijian seperti roti gandum dan beras merah.

3. Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 sangat penting untuk fungsi sel otak yang sehat dan mengurangi peradangan. Mereka membantu mencegah lemak trans memasuki sistem saraf.

Makanan tinggi asam lemak Omega-3 termasuk ikan berlemak seperti salmon, sarden, herring atau mackerel, tiram, kuning telur, biji rami, biji chia, dan kenari, dan alga adalah pilihan lain untuk vegetarian dan vegan

4. Asam Amino

Asam amino adalah bahan pembangun protein yang membantu otak Anda berfungsi dengan baik. Kekurangan asam amino dapat menyebabkan Anda merasa lesu, berkabut, dan depresi.

Sumber makanan asam amino termasuk daging sapi, telur, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan

5. Folat

Folat adalah bentuk alami vitamin B9 dan bertanggung jawab untuk membentuk DNA, RNA, dan bahan pembangun sel. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan tingkat folat rendah hanya memiliki respon 7 persen terhadap pengobatan dengan antidepresan

Laporan terbaru menunjukkan bahwa psikiater sekarang meresepkan folat yang disebut Deplin untuk mengobati depresi dan meningkatkan efektivitas antidepresan.

Sumber makanan folat termasuk sayuran berdaun hijau, buah jeruk, kacang merah, telur dan kacang-kacangan.

6. Vitamin B

Vitamin B kompleks membantu pembentukan sel darah merah dalam tubuh dan fungsi sistem saraf kita. Kekurangan ini dapat menyebabkan kelelahan, kesemutan di kaki atau ujung jari-jari tangan dan bahkan depresi.

Menurut beberapa penelitian, lebih dari seperempat wanita lansia yang mengalami depresi berat kekurangan vitamin B-12.

Makanan yang mengandung vitamin B-6 adalah unggas, seafood, pisang, dan sayuran berdaun hijau. Vitamin B-12 ditemukan dalam makanan hewani (daging, ikan, unggas, telur, dan susu) dan kerang, seperti kerang, remis, dan kepiting.

7. Seng

Mineral ini penting dalam mengatur otak dan respons tubuh terhadap stres dan, tidak hanya seng yang bertanggung jawab untuk mengaktifkan sistem saraf pusat dan perifer, tetapi juga diperlukan untuk neurotransmitter, proses enzimatik dan hormonal.

Selain depresi, kekurangan seng telah dikaitkan dengan kecemasan, skizofrenia dan gangguan makan. Sumber makanan seng antara lain daging, unggas, tiram, bayam, biji labu, kismis, dan cokelat hitam.

8. Zat Besi

Kekurangan zat besi sering terjadi pada wanita, terutama remaja perempuan. Zat besi sangat penting untuk semua fungsi tubuh karena membawa oksigen ke seluruh aliran darah, dan gejala kekurangan ini mirip dengan depresi, seperti kelelahan mental dan fisik, suasana hati yang rendah, dan mudah tersinggung.

Pada beberapa orang, kadar zat besi yang rendah juga dapat memicu gejala panik yang menyebabkan serangan panik. Anda dapat mengkonsumsi sumber hewani (zat besi) seperti daging, unggas, ikan dan telur.

Zat besi dari sumber makanan vegetarian seperti kacang-kacangan dan sayuran hijau lainnya serta meningkatkan daya serapnya dengan menggabungkan makanan kaya zat besi dengan vitamin C (buah jeruk).

Sementara itu, kekurangan nutrisi lain yang dapat menyebabkan depresi termasuk yodium dan selenium. Kacang Brazil, makanan laut, dan jeroan adalah sumber makanan terkaya selenium.

Sumber lain termasuk daging otot, sereal dan biji-bijian lainnya, dan produk susu. Produk susu (susu, yoghurt, dan keju), ikan (seperti cod dan tuna), rumput laut, udang, dan garam beryodium adalah sumber yodium yang baik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nutrisi Depresi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top