Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Diet Nabati, Ini Manfaat yang Dirasakan Chef Rinrin Marinka

90 persen masyarakat Indonesia mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat guna meningkatkan imunitas tubuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 April 2021  |  09:46 WIB
Burger dengan "daging sapi" berbahan nabati. - Antara
Burger dengan "daging sapi" berbahan nabati. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Diet nabati atau pola makan yang sebagian besar berbahan dasar tumbuhan semakin diminati di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan.

Chef Rinrin Marinka mengatakan, bahwa gaya hidup ini sudah lebih lama populer di Pulau Bali dan belakangan marak di Jakarta.

"Aku juga pernah bikin restoran healthy food di dalamnya ada beberapa menu plant-based, itu memang tren, tapi golnya adalah menjadi gaya hidup jangka panjang," kata Rinrin dalam konferensi pers daring "The Vegetarian Butcher", Selasa (27/4/2021).

Gerakan pergeseran pola makan plant-based memang meningkat, terlebih di tengah pandemi di mana orang-orang ingin mengonsumsi makanan yang meningkatkan imunitas tubuh.

Berdasarkan survei, 90 persen masyarakat Indonesia mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat guna meningkatkan imunitas tubuh.

Jumlah orang yang lebih giat membeli sayur dan buah kini telah mencapai 62 persen, dan layanan pesan antar makanan sehat juga telah meningkat sebanyak 7,4 persen.

Rinrin merasakan sendiri perubahan tubuhnya ketika menjalani pola makan berbahan nabati. Ketika masih gemar menyantap daging, dia merasa tubuhnya jadi lebih lambat bergerak.

Saat sepekan mencoba menyantap lebih banyak sayuran, dia merasa jauh lebih fit dan energi untuk bergerak lincah pun kembali.

Daging dari Kedelai

Rinrin menyambut baik kehadiran "daging" berbahan dasar nabati dari "The Vegetarian Butcher" yang dibuat dari protein kedelai berserat tinggi.

Salah satu tantangan dalam membuat nabati jadi serupa hewani adalah menciptakan tekstur yang mirip, dan dia memuji daging patty berbahan nabati yang teksturnya kenyal seperti daging.

Adanya pilihan "daging" baru yang terbuat dari tumbuhan diharapkan bisa dinikmati banyak orang, termasuk penyuka daging.

 “The Vegetarian Butcher” sudah tersertifikasi halal, dibuat dari protein kedelai berserat tinggi, tersedia dalam olahan serupa rasa dan tekstur daging ayam dan sapi.

"Kami melihat sekarang makanan bahan nabati jadi tren yang berkembang, permintaan juga meningkat, jadi kami dan mitra memastikan untuk mengambil kesempatan dari tantangan yang ada," kata Managing Director Unilever Food Solutions Joy Tarigan dalam konferensi pers daring, Selasa (27/4/2021).

“The Vegetarian Butcher” lahir dan dikembangkan oleh Jaap Korteweg, seorang pecinta daging asal Belanda yang berinovasi dengan menciptakan aneka olahan daging dari bahan nabati.

Ia ingin mengajak masyarakat dunia memiliki pola makan yang lebih bernutrisi tanpa harus mengorbankan kelezatan, kesehatan, ataupun kelestarian hewan dan lingkungan.

Joy mengatakan, "daging" nabati ini dibuat untuk meredefinisi olahan daging agar bisa dinikmati semua kalangan, mulai dari para peminat pola makan berbasis nabati, bahkan para pecinta daging hewani sejati – meskipun kini mereka sedang menjalani gaya hidup vegetarian, vegan, ataupun karnivora.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sayur dan buah diet

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top