Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sikat Gigi Setelah Makan, Ternyata Ada Risikonya Lho

Menurut Dr. Hanna Kinsella dari Kiln Lane Dendal, menyikat gigi langsung setelah makan bisa menimbulkan risiko. Karena itu, dia menyarankan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda melakukannya.
Sartika Nuralifah
Sartika Nuralifah - Bisnis.com 03 Juni 2021  |  12:51 WIB
Sikat Gigi Setelah Makan, Ternyata Ada Risikonya Lho
Ilustrasi - Sheknows
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menyikat gigi adalah sesuatu hal yang rutin dilakukan oleh banyak orang. Termasuk setelah makan. Tujuannya memang positif untuk membersihkan kotoran di gigi sisa makanan agar tidak menumpuk dan tidak merusak gigi.

Banyak pekerja kantoran yang sengaja membawa sikat gigi dan pasta gigi ke kantor agar bisa membersihkan gigi mereka setelah makan siang.

Tapi, siapa sangka menyikat gigi setelah makan tidak sepenuhnya baik dan menyehatkan.

Menurut Dr. Hanna Kinsella dari Kiln Lane Dendal, menyikat gigi langsung setelah makan bisa menimbulkan risiko. Karena itu, dia menyarankan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda melakukannya.

Menyikat gigi setiap hari sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Alasan utama menggosok gigi adalah menangkal plak-plak yang melapisi gigi jika kita tidak menyikatnya dengan benar. Penumpukan plak dapat memicu penyakit gusi dan kerusakan gigi.

Dr. Hanna Kinsella mengatakan bahwa banyak orang menyikat gigi langsung setelah makan karena mereka percaya bahwa penting untuk segera membersihkan sisa makanan dari gigi mereka. Namun, sebenarnya hal tersebut memicu risiko. Karena, menyikat gigi langsung setelah makan dapat merusak email gigi yang halus.

Disarankan, untuk menunggu setidaknya setengah jam setelah makan, setelah itu boleh untuk menyikat gigi. Terlebih jika makanan yang di konsumsi adalah makanan asam.

Alasannya, kadar asam dalam makanan dapat melunakkan email gigi untuk sementara waktu, dan jika menyikatnya terlalu cepat maka akan merusak email saat sedang lemah.

Selain itu, memegang sikat gigi dengan erat atau terlalu kencang saat menyikat merupakan hal yang salah.

Karena, dengan memegang terlalu erat gagang sikat gigi, maka tekanan yang dihasilkan saat menyikat menjadi berbahaya karena dapat mengikis email gigi. Tindakan seperti itu juga dapat menimbulkan rasa sensitif karena gusi menyusut dan terkikis.

Saran dari Dr. Hanna Kinsella adalah dengan memegang sikat gigi di bagian ujung dan dipegang seperti sedang memegang pena. Dengan demikian, tidak memberikan tekanan pada sikat dan gigi. Namun sebagian orang cenderung lebih suka menyikat gigi dengan sikat gigi elektrik karena dapat membersihkan gigi secara menyeluruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gigi sikat gigi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top