Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sakit Perut Saat Diabetes, Ini Cara Mengobatinya

Mengelola diabetes memang tidak mudah. Anda harus mengubah gaya hidup untuk terhindar dari berbagai penyakit.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 04 September 2021  |  12:26 WIB
Sakit Perut Saat Diabetes, Ini Cara Mengobatinya
Diabetes - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penderita diabetes harus bisa melihat beberapa perubahan pada usus mereka. Bagaimana kondisi saluran pencernaan penderita diabetes saat berbunyi?

Dalam beberapa kasus, penyakit diabetes juga bisa menyebabkan sakit perut. Inilah mengapa diabetes dapat menyebabkan sakit perut dan cara mengobatinya.

Mengutip dari Pink Villa, Sabtu (4/9/2021), penderita diabetes sering disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran.

Serat makanan ini bisa menunda lapar dan tanpa menambahkan kalori. Namun, terlalu banyak serat bisa menyebabkan gas dan kembung, yang juga dapat menyebabkan sakit perut. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk menambah asupan serat secara tiba-tiba.

Beberapa resep obat yang digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada diabetes tipe 2 juga dapat menggerakkan usus Anda. Para ahli menyarankan untuk memulai dengan dosis rendah dan perlahan-lahan meningkatkannya berdasarkan resep dokter.

Metformin

Metformin adalah obat awal yang khas untuk diabetes tipe 2. Ini dapat menyebabkan mulas, mual atau diare dalam kasus soma. Ada 5 sampai 10 persen orang yang tidak bisa mentolerir obat dan mendapatkan diare dan ketidaknyamanan perut.

Biasanya, obat dimulai dengan dosis rendah dan meningkat selama beberapa minggu sesuai kebutuhan.

Suntik

Obat suntik yang lebih baru, agonis GLP-1 Byetta dan Victoza juga dapat menyebabkan mual dan muntah. Resep setuju bahwa itu terkait dengan dosis. Jadi, disarankan untuk memulai dari yang rendah dan perlahan.

Agonis GLP-1 memperlambat pengosongan lambung, yang dapat menyebabkan perasaan kenyang. Orang tidak terbiasa dengan perasaan itu dan karenanya mungkin tidak merasa nyaman.

Gula darah tinggi dan gula darah rendah

Gula yang terlalu tinggi atau rendah dalam beberapa kasus juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut. Jika Anda mengalami diare yang tidak berhenti karena masalah gula darah, maka Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Disclaimer: Silakan berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda, untuk lebih jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes tips sehat perut lapar
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top