Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak 8 Tips Atasi Luka Bakar

Jangan pakai mentega, minyak, pasta gigi, batu es, dan putih telur untuk mengobati luka bakar.
Annasa Rizki
Annasa Rizki - Bisnis.com 08 September 2021  |  15:20 WIB
Luka bakar - Istimewa
Luka bakar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di rumah. Aktivitas sehari-hari seperti memasak, membuat kopi atau teh, bahkan mandi dengan air panas berpotensi menimbulkan luka bakar apabila tidak dilakukan dengan aman.

Terdapat empat kategori luka bakar berdasarkan tingkat keparahannya. Tingkat pertama pada luka bakar hanya mempengaruhi lapisan terluar kulit yang biasanya menyebabkan nyeri ringan, kemerahan, dan bengkak. 

Luka bakar tingkat dua mempengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebabkan kulit melepuh sehingga terlihat berwarna putih dan lembab. Pada tingkat tiga, luka terjadi di seluruh lapisan kulit. Sedangkan, luka bakar tingkat empat mencapai sendi dan tulang. 

Sebagian besar luka bakar tingkat satu dan dua dengan diameter kurang dari 3 inci dapat dirawat di rumah. Perawatan di rumah sakit sangat dibutuhkan pada luka bakar tingkat tiga dan empat. 

Biasanya, luka bakar ringan akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Pada dasarnya, tujuan dari perawatan luka bakar adalah untuk mengurangi rasa sakit, mencegah infeksi, dan mempercepat pemulihan kulit. 

Mengutip dari Bisnis.com, menurut dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert Combiphar menegaskan seringkali masyarakat menganggap remeh luka bakar. Alhasil ketika mengalami luka bakar, masyarakat melakukan metode pertolongan pertama yang tidak tepat.

“Misalnya ya dengan mengoleskan kecap, mentega, atau pasta gigi. Padahal ini memperburuk luka bakar, bahkan meningkatkan infeksi dan membuat jaringan parut, serta inflamasi,” tutur Sandi.

Penanganan terbaik untuk luka bakar ringan di rumah dapat menggunakan beberapa cara berikut ini. 

  1. Membersihkan Luka Dengan Air Mengalir 

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika luka yaitu mengalirkan air dingin (bukan air es) atau air keran selama kurang lebih 20 menit. Kemudian, cuci luka dengan sabun. .

  1. Kompres 

Kompres dengan air yang sejuk yang tidak dingin untuk meringankan rasa sakit serta pembengkakan. Metode ini dapat dilakukan selama 5-15 menit. Hal yang perlu diperhatikan adalah untuk tidak mengompres secara berlebihan terutama dengan air dingin agar tidak memperparah iritasi.

cara mengobati luka bakar anak bayi

  1. Salep Antibiotik

Salep atau krim antibiotik dapat membantu mencegah infeksi pada luka. Menyediakan Bacitracin atau Neosporin di rumah sebagai obat P3K sangat dianjurkan. Salep dapat dioleskan pada area luka dan ditutup dengan kasa.

  1. Lidah Buaya 

Aloe vera atau lidah buaya adalah tanaman yang terkenal sebagai penyembuh luka bakar. Banyak penelitian membuktikan lidah buaya efektif dalam menyembuhkan luka bakar tingkat satu dan dua. Aloe sebagai anti inflamasi, memperbaiki sirkulasi, dan menghambat pertumbuhan bakteri.

Lidah buaya yang masih segar dapat dioleskan di area luka. Apabila akan menggunakan produk gel, pastikan kandungan aloe nya tinggi dan tidak mengandung pewarna serta parfum.

  1. Madu

Mungkin banyak yang menghindari madu karena manis dan khawatir semut akan menghampiri lukanya. Madu asli dapat membantu menyembuhkan luka bakar ringan dengan cara mengolesinya. Madu bersifat anti inflamasi, bahkan sebagai anti bakteri dan anti jamur. Sehingga, luka akan lebih cepat sembuh dan tidak meninggalkan bekas luka. 

cara mengobati luka bakar, obat luka bakar

  1. Hindari Terpapar Sinar Matahari 

Sebisa mungkin hindari terpapar sinar matahari secara langsung. Kulit yang terkena luka bakar sangat sensitif terhadap cahaya matahari. 

  1. Jangan Pecah Lepuhan

Lepuhan yang sangat mengganggu kadang mengundang rasa untuk memecahkannya. Namun, hal ini dapat memperparah luka bahkan infeksi bakteri atau jamur. Apabila terganggu dengan lepuhan ini, segera konsultasi ke tenaga medis yang lebih profesional terhadap luka bakar. 

  1. Minum Pereda Nyeri

Kadang sakit akibat luka bakar tidak tertahankan. Apabila sakitnya mengganggu, dapat meminum pereda nyeri seperti Ibuprofen dengan dosis yang sesuai. 

Penanganan yang harus dihindari pada luka bakar yaitu mengoleskan luka dengan mentega, minyak, pasta gigi, batu es, dan putih telur. Bahan-bahan tersebut dapat memperparah inflamasi bahkan infeksi pada luka. Selama luka ringan dapat diobati di rumah, maka tidak perlu ke rumah sakit untuk menghindari kerumunan dan terpapar Covid-19.

Apabila luka mengenai area kulit secara luas, wajah, tangan, bokong, atau selangkangan maka perlu untuk mendapat perawatan lanjutan. Selain itu, apabila kulit yang terinfeksi menjadi putih seperti lilin, menjadi nyeri dan bau sangat disarankan untuk segera mendapat pengobatan dari tim medis. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulit kebakaran terbakar
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top