Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Jadi Tanda Tubuh Anda Kekurangan Serat

Serat telah terbukti menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), itulah sebabnya serat makanan dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih rendah dalam darah dan menurunkan tekanan darah.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 28 September 2021  |  15:08 WIB
Makanan berserat - boldsky.com
Makanan berserat - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Mengonsumsi banyak serat memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, terutama bagi sistem pencernaan. Selain itu, menurut Frances Largeman-Roth, RDN, ahli nutrisi dan penulis Smoothies & Juices: Prevention Healing Kitchen, serat dapat menjaga mikroflora usus Anda tetap sehat dan bahagia.
 
“Serat juga membantu mengurangi risiko penyakit kronis termasuk kanker, penyakit kardiovaskular, dan diabetes tipe 2 dan menjaga kolesterol tetap terkendali,” tambah Jennifer Martin-Biggers, PhD, MS, RDN, VP urusan ilmiah dan pendidikan di Hum Nutrition.
 
Ketika Anda tidak makan cukup serat, Anda bisa saja tidak buang air besar berhari-hari, dan tentu itu menimbulkan rasa tidak nyaman.
 
Makanan berserat tinggi seringkali disalapahami sebagai makanan yang tidak enak dan bahwa makanan berserat tinggi perlu terlihat dan terasa berserat. “Padahal, keduanya jauh dari kebenaran,” kata Frances.
 
Makanan tinggi serat cenderung tinggi berbagai mikronutrien dan  fitonutrien yang sehat juga. Anda dapat menemukan serat dalam buah-buahan segar seperti stroberi dan pir, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
 
Melansir Well and Good, Selasa (28/9/2021), berikut tanda dan sinyal bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan serat yang cukup

1. Sulit buang air besar

Anda mungkin sudah tahu bahwa ketika Anda tidak mendapatkan cukup serat, ini dapat membuat Anda susah untuk buang air besar.
 
“Mendapatkan cukup serat serta air, dapat membantu Anda buang air besar lebih mudah tanpa kesulitan,” kata Frances.
 
Serat larut membantu lebih banyak air tetap berada di tinja Anda, yang membuat tinja lebih lembut,  dan karena itu, tidak menyakitkan untuk melewati usus Anda. Mengkonsumsi lebih banyak dari kedua bentuk serat ini dalam diet Anda akan membantu memastikan jadwal buang air besar Anda lebih lancar dan lebih sering. 

2. Anda tidak bersemangat

“Merasa energi berkurang atau lesu sebenarnya bisa menjadi tanda Anda tidak makan cukup serat,” kata Jennifer.

Serat membantu memperlambat pelepasan nutrisi selama pencernaan, yang juga membuat pelepasan molekul gula lebih lambat dari karbohidrat yang kita makan.
 
Serat membantu tubuh Anda memecah dan menyerap karbohidrat lebih bertahap, yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan menghindari lonjakan dan penurunan. 

3. Anda selalu lapar

Jika Anda memutuskan untuk melakukan diet, mengonsumsi lebih banyak serat dapat membantu Anda. Serat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Bila Anda selalu merasa lapar, ini dapat menjadi tanda Anda kekurangan serat.
 
“Ini karena serat tidak dipecah dan digunakan oleh tubuh kita, jadi butuh waktu lebih lama untuk melewati sistem pencernaan kita. Proses yang lebih lambat ini juga berarti bahwa dinding usus Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menyerap vitamin dan nutrisi dari makanan Anda,” kata Frances. 

4. Kolesterol dan tekanan darah Anda meningkat

Serat telah terbukti menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), itulah sebabnya serat makanan dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih rendah dalam darah dan menurunkan tekanan darah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan berserat kolesterol
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top