Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah Vitamin E Meningkatan Risiko Kanker Prostat pada Pria?

Vitamin E dikaitkan bisa memicu risiko kanker prostat pada pria, berikut penjelasan dari ahli.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 13 Oktober 2021  |  11:51 WIB
Ilustrasi vitamin
Ilustrasi vitamin

Bisnis.com, JAKARTA – Vitamin dan mineral merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda dalam jumlah kecil untuk dapat bekerja dengan baik dan tetap sehat. Anda bisa mendapatkan vitamin dan mineral dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Namun, beberapa orang mungkin perlu mengonsumsi suplemen tambahan.
 
Sayangnya, suplemen yang tengah booming telah menyebabkan kontroversi karena dua alasan. Pertama, klaim yang berani yang tidak selalu didukung oleh bukti. Dan kedua, beberapa suplemen vitamin dapat menimbulkan risiko kesehatan.
 
Berkenaan dengan yang terakhir, vitamin E telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat pada pria.
 
Melansir Express, Rabu (13/10/2021), para peneliti dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA berusaha untuk menentukan efek jangka panjang dari vitamin E dan selenium pada risiko kanker prostat pada pria yang relatif sehat.
 
Selenium merupakan komponen penting dari berbagai enzim dan protein. Sementara, mengutip Alodokter, kanker prostat merupakan kanker pada pria yang berkembang di dalam kelenjar prostat dan umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil.
 
Laporan tersebut merupakan bagian dari Selenium dan Vitamin E Cancer Prevention Trial (SELECT), uji klinis untuk melihat apakah salah satu atau kedua zat ini dapat membantu mencegah kanker prostat ketika dikonsumsi sebagai suplemen makanan.
 
Sebanyak 35.533 pria dari 427 lokasi penelitian di Amerika Serikat, Kanada, dan Puerto Rico diacak antara 22 Agustus 2001, dan 24 Juni 2004.
 
Analisis utama termasuk 34.887 pria yang secara acak ditugaskan ke salah satu dari empat kelompok perlakuan: 8752 menerima selenium; 8737, vitamin E; 8702, keduanya agen, dan 8696, plasebo.
 
Analisis tersebut mencerminkan data akhir yang dikumpulkan oleh lokasi penelitian pada peserta mereka hingga 5 Juli 2011.
 
Dibandingkan dengan plasebo di mana 529 pria mengembangkan kanker prostat, 620 pria dalam kelompok vitamin E mengembangkan kanker prostat; seperti halnya 575 pada kelompok selenium, dan 555 pada kelompok selenium plus vitamin E.
 
“Dibandingkan dengan plasebo, peningkatan absolut dalam risiko kanker prostat per 1000 orang-tahun adalah 1,6 untuk vitamin E, 0,8 untuk selenium, dan 0,4 untuk kombinasinya,” tulis para peneliti.
 
Percobaan tersebut menemukan bahwa suplementasi vitamin E (400 IU/hari) dikaitkan dengan 17 persen peningkatan risiko kanker prostat di antara pria.
 
 “Suplemen makanan dengan vitamin E secara signifikan meningkatkan risiko kanker prostat di antara pria sehat,” para peneliti menyimpulkan.
 
Jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin E, Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial (DHSC) memperingatkan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsinya karena bisa berbahaya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin prostat
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top