Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fakta-fakta No Bra Day 13 Oktober: Ini Sejarah dan Tujuannya

Simak fakta-fakta menarik tentang No Bra Day yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober. Mulai dari sejarah, makna, dan tujuannya.
Dinda Aulia Ramadhanty
Dinda Aulia Ramadhanty - Bisnis.com 13 Oktober 2021  |  13:09 WIB
Ilustrasi No Bra Day yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober - scmp.com
Ilustrasi No Bra Day yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober - scmp.com

Bisnis.com, JAKARTA - Hari Tanpa Bra (No Bra Day) dirayakan pada 13 Oktober setiap tahun. Apa tujuan dan arti di balik kampanye ini?

No Bra Day pertama kali diluncurkan pada 2011 oleh ahli bedah plastik Dr Mitchell Brown dari Toronto, Kanada untuk mempromosikan kesadaran kanker payudara.

Dalam perayaan No Bra Day, seluruh wanita didorong untuk tidak mengenakan bra pada hari itu. Kegiatan tersebut bukan sekadar membebaskan diri dari pakaian yang menyempit, tetapi sebagai pengingat akan gejala kanker payudara dan pemeriksaan secara teratur.

Melansir South China Morning Post, perjalanan sejarah menuju bra yang dikenal saat ini cukup panjang. Mulai dari pita kompresi payudara yang digunakan di Yunani kuno hingga korset logam ketat pada abad ke-19.

Seorang jurnalis sekaligus anggota pendiri kelompok feminis pertama China "East Meets West", Lijia Zhang menuturkan sebelum bra ditemukan, wanita China dipaksa mengenakan yang disebut 'shu xiong'. Benda tersebut sejenis ikat pinggang kuno untuk meratakan payudara.

“Itu adalah tindakan yang berani dan drastis pada saat itu. Tanpa bra mungkin dirasa kurang, tetapi intinya adalah wanita harus memiliki kebebasan untuk memilih kapan dan dimana akan mengenakan bra," kata Zhang mengutip pada scmp.com, Rabu (13/10/2021).

SEJARAH BRA

Bra dipatenkan pada 1914 sebagai pelindung tanpa punggung oleh sosialita New York, Mary Phelps Jacob. Dia telah membuat bra dari beberapa saputangan dan sepotong pita merah muda dari korsetnya saat bersiap-siap untuk pesta. 

Pada zaman modern, bra telah mengalami fase popularitas yang ekstrem. Seperti selama dekade power bra pada 1980-an, ketika Madonna mengatur nada dengan bra kerucutnya yang terkenal dan menjadi ikon hingga saat ini.

Awal dekade 1990-an, penjualan Wonderbra melejit, berkat kampanye iklan “Hello Boys” dengan menampilkan supermodel Eva Herzigová. Banyak pihak mengatakan iklan ini telah menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas karena perhatian pengemudi teralihkan oleh papan reklame.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker payudara payudara No bra day No bra day
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top