Virus varian delta Covid-19 mudah menyebar di udara
Health

Covid-19 Varian Delta Plus Mudah Menginfeksi Orang Baru 

Annasa Rizki
Senin, 25 Oktober 2021 - 19:04
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Varian Delta, yang menyumbang lebih dari 90 persen kasus Covid-19 di Amerika Serikat, telah memunculkan mutasi baru dan dipecah menjadi beberapa subtipe, yang diklasifikasikan sebagai Delta Plus.

Delta Plus mengacu pada tiga subtipe, yaitu AY.1, AY.2, dan AY.3. Varian ini terlihat sangat mirip dengan varian Delta asli, tetapi mengandung beberapa perubahan.

Saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa Delta Plus akan menjadi lebih berbahaya dari Delta.

Melansir dari Healthline, Dr. Amesh Adalja mengatakan bahwa saat ini belum banyak studi yang menyatakan Delta Plus akan menimbulkan lebih banyak kerugian dari Delta. 

Kenapa Delta Plus Berbeda? 

Setiap varian memiliki serangkaian mutasi tertentu. “Delta, misalnya, memiliki serangkaian mutasi yang membuatnya sangat mudah dalam menginfeksi orang,” jelas Dr. F. Perry Wilson, seorang dokter dan peneliti Yale Medicine di Yale School of Medicine.

Hal itu yang menyebabkan delta plus cepat menyebar dan bermutasi. Delta adalah varian dominan yang beredar, kita akan melihatnya terus bermutasi saat menginfeksi orang baru.

Delta Plus kemungkinan muncul dari pasien Covid-19 dengan varian Delta. Varian Ini berbagi hampir semua kode genetik yang sama dengan varian Delta asli, tetapi mengandung beberapa perbedaan.

Salah satu mutase yang ditemukan juga teridentifikasi dalam varian Beta yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.

Mutasi ini dianggap memberikan beberapa resistensi terhadap perawatan antibodi monoklonal yang diberikan kepada orang dengan infeksi Covid-19 yang parah. 

Menurut Adalja, Delta Plus tampaknya tidak berperilaku berbeda dari Delta. Meskipun sama sama Delta, varian yang asli masih lebih unggul dalam menginfeksi banyak orang. 

Apa Efeknya Terhadap Vaksin?

Setiap kali varian baru muncul, pertanyaan besar berikutnya adalah apakah vaksin dapat menghalau virus ini. Vaksin tidak sepenuhnya membasmi Covid-19, namun dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus tersebut. 

Vaksin memberikan kekebalan melalui sel T dan sel B memori bahkan ketika berkenalan dengan varian baru. Sel tersebut akan mengingat virus apa dan varian apa yang harus ia lawan.

Jadi, meskipun sudah mendapatkan vaksin lengkap, varian akan terus bermutasi dan mencari inang untuk tetap hidup. Melansir dari BBC, mutasi baru dari varian delta plus seperti Y145H dan A222V telah ditemukan. Para ilmuwan terus-menerus memeriksa perubahan genetik pada varian tersebut.

Hal yang dapat kita lakukan adalah menaati 5M dimanapun berada dan menjaga Kesehatan agar tidak terinfeksi Covid-19.

Penulis : Annasa Rizki
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro