Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

4 Tips Mudah Cegah Kenaikan Berat Badan Selama Perayaan Natal dan Tahun Baru

Pendiri Performance Physique Arj Thiruchelvam memiliki empat tips untuk manajemen berat badan selama perayaan Natal.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  13:33 WIB
Ilustrasi perempuan Korea Selatan menerapkan gaya hidup sehat - Freepik
Ilustrasi perempuan Korea Selatan menerapkan gaya hidup sehat - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Kebanyakan orang akan memanjakan diri dengan makanan, minuman hingga makanan ringan saat perayaan Natal tiba. Sayangnya, kebanyakan dari kita terlalu terlena dengan makanan dan minuman ini sehingga tanpa disadari angka pada timbangan semakin bertambah.

Kabar baiknya, ada cara untuk menghindari jungkat-jungkit kenaikan berat badan-penurunan berat badan. Pendiri Performance Physique Arj Thiruchelvam memiliki empat tips untuk manajemen berat badan selama perayaan Natal.

Apa saja? Simak tipsnya berikut ini.

1. Buat target kenaikan berat badan

Meskipun terdengar aneh, melansir t3.com, Kamis (23/12/2021), strategi ini sangat efektif untuk memastikan Anda tidak berlebihan selama liburan Natal. Menurut Arj, daripada memikirkan berapa banyak berat badan yang bisa Anda turunkan, lebih baik, rencanakan penambahan berat badan Anda.

Untuk itu, Arj merekomendasikan Anda untuk membuat target kenaikan berat badan untuk bulan Desember, agar Anda bisa mengubah perilaku dan pola pikir Anda seputar makanan.

"Dengan melakukan ini, kecemasan Anda mengenai menurunkan berat badan akan berkurang," katanya.

Akan lebih baik bila Anda menjaga kenaikan berat badan Anda di bawah target. Ini setidaknya bisa memberikan rasa sukses daripada rasa bersalah.

2. Tingkatkan asupan protein

Menjelang perayaan Natal, tingkatkan asupan protein Anda. Menurut Arj, mengambil protein tepat sebelum makan dapat membantu Anda merasa lebih kenyang dan cenderung tidak ngemil, sehingga mengurangi konsumsi makanan berkalori tinggi yang bisa terjadi di meja prasmanan.

Nah sebagai alternatif, cobalah untuk memilih makanan yang lebih tinggi kandungan proteinnya dan kurangi makanan yang digoreng, seperti kentang atau bahkan daging goreng. Kedua makanan ini memiliki kalori dua kali lebih banyak karena rasio lemaknya yang tinggi.

3. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya benar-benar membutuhkannya?

"Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri, seperti: apakah saya lapar? apakah itu bisa saya temukan di lain waktu?," saran Arj. Misalnya bila itu adalah sesuatu yang unik, yang tidak akan bisa Anda coba lagi dalam waktu dekat, Anda bisa saja mengambilnya. Akan tetapi, bila itu adalah sesuatu seperti dessert yang sering Anda jumpai, sepertinya Anda perlu mengabaikannya.

Dengan bertanya kepada diri sendiri, ini bisa membantu Anda menghemat ratusan kalori yang mungkin menempatkan Anda pada posisi yang lebih baik dalam menjaga kenaikan berat badan di bawah target yang Anda buat.

4. Jarang berolahraga? Cobalah metode NEAT

NEAT adalah singkatan dari Non-Exercise Activity Thermogenesis. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang ingin berolahraga, namun tidak memiliki waktu untuk itu.

Caranya? Arj mengatakan Anda harus mengambil lebih banyak langkah di sekitar kantor dan rumah, memilih untuk parkir lebih jauh dan berjalan kaki, atau mungkin lebih disiplin dan berjalan-jalan, bahkan saat cuaca dingin atau hujan.

"Sebetulnya, NEAT berkontribusi pada lebih banyak kalori yang terbakar daripada sesi olahraga dalam banyak kasus, jadi gunakanlah," sarannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diet Natal dan Tahun Baru
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top