Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bahaya Komorbid Diabetes untuk Pasien Covid-19, Sempat Diidap Dorce Gamalama

Simak penjelasan Satgas Covid-19 tentang bahaya penyakit komorbid, termasuk diabetes, untuk pasien Covid-19. Penyakit diabetes sempat diidap oleh Dorce Gamalama sebelum meninggal dunia.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 16 Februari 2022  |  18:00 WIB
Bahaya Komorbid Diabetes untuk Pasien Covid-19, Sempat Diidap Dorce Gamalama
Dorce Gamalama saat berbincang di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (6/10/2018). (ANTARA News/Yogi Rachman) (ANTARA News/Yogi Rachman - )

Bisnis.com, JAKARTA - Artis Dorce Gamalama meninggal dunia pada Rabu (16/2/2022) akibat terinfeksi Covid-19. Sebelumnya dikabarkan bahwa almarhum Dorce Gamalama juga menderita penyakit diabetes.

Kabar meninggalnya Dorce ini dibenarkan oleh penyanyi dangdut dan sahabat Dorce, Hetty Sunjaya mengkonfirmasi hal tersebut. Hetty mengatakan bahwa Dorce meninggal karena Covid-19.

"Iya jam 07.30 pagi meninggal. Beliau kena Covid-19 hampir 3 minggu di rumah sakit," kata Hetty saat dihubungi wartawan pada Rabu (16/2/2022).

Semasa hidupnya, ratu talkshow Indonesia tersebut memang memiliki riwayat penyakit diabetes atau kelainan pada gula darah. Satgas Covid-19 meminta masyarakat agar waspada karena diabetes menjadi salah satu penyakit atau komorbid yang berpeluang mengalami perburukan kondisi apabila terpapar Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan ada beberapa faktor yang dapat memperparah kondisi seseorang apabila terpapar virus Covid-19.

"Faktor usia, riwayat vaksinasi seseorang, serta riwayat komorbid atau penyakit penyerta," Wiku dalam keterangan resmi seperti dikutip, Rabu (16/2/2022).

Tentang faktor risiko komorbid, Wiku mengatakan penyakit itu umumnya akan menyebabkan sistem pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit infeksi menjadi kurang optimal.

Jika sudah terpapar Covid-19, lanjutnya, seseorang yang memiliki satu bahkan lebih penyakit penyerta, berisiko membutuhkan perawatan inap maupun perawatan intensif di rumah sakit.

"Pasien membutuhkan ventilator akibat perkembangan gejala yang berat atau kritis. Ancaman kematian akan menjadi lebih besar," imbuhnya.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) pada 2022 menyebut sejumlah jenis penyakit penyerta yang dapat meningkatkan risiko atau perburukan Covid-19.

Daftar penyakit komorbid yang berbahaya bagi pasien Covid-19

1. Kanker
2. Gangguan ginjal
3. Hati
4. Paru-paru kronis
5. Gangguan neurologis
6. Diabetes melitus tipe 1 dan 2
7. Gangguan jantung dan pembuluh darah
8. Infeksi HIV
9. Gangguan sistem kekebalan tubuh
10. Obesitas
11. Thalasemia dan beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Bahkan berdasarkan studi, keparahan gejala pada berbagai jenis komorbid dapat berbeda-beda. Menurut studi Hijaz dkk tahun 2020, umumnya penderita hipertensi mengeluhkan terjadinya peradangan paru-paru atau pneumonia dibarengi dengan kenaikan tekanan darah.
Lalu, penderita gangguan paru-paru kronik mengeluhkan terjadinya kekurangan darah atau hiposemia parah dan gejala khas lainnya pada setiap komorbid.

Faktanya, secara nasional berdasarkan data yang diakses dari rumah sakit online tertanggal 13 Februari 2022, tercatat bahwa mayoritas kasus positif yang meninggal dikontribusikan komorbid diabetes melitus.

"15 persen diantaranya bahkan memiliki riwayat komorbid lebih dari satu jenis," ujar Wiku.

Untuk itu, dia meminta masyarakat segera lapor jika menemukan seseorang dengan komorbid pada kelompok rentan disekitar wilayah mereka.

"Bagi penderita komorbid yang positif Covid-19, dimohon secara aktif segera menghubungi tenaga kesehatan. Walaupun gejala yang dirasakan tergolong ringan demi perawatan yang lebih efektif yang cepat," ucapnya.

Sedangkan penderita komorbid lainnya yang masih berada dalam kondisi sehat, diminta segera mendapatkan vaksinasi baik dosis 1, 2, serta booster. Namun, pasien dengan komorbid harus cermat mengkonsultasikan kondisi kesehatannya dengan fasilitas kesehatan sebelum divaksinasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes dorce gamalama Penyakit Diabetes Covid-19
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top