Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jarak Vaksin Booster Dipangkas jadi 3 Bulan dari Vaksin Primer ? Ini Kata Kemenkes

Penerima vaksinasi booster berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 Februari 2022  |  15:37 WIB
Seorang warga disuntik vaksin Covid-19 di aula Masjid Raya Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (26/3/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n
Seorang warga disuntik vaksin Covid-19 di aula Masjid Raya Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (26/3/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Di media sosial muncul informasi jika aturan jarak vaksinasi dari vaksin prime ke booster dipangkas menjadi hanya 3 bulan saja.

Kabar itu menyebutkan itu dilakukan untuk mencegah penularan covid omicron yang kini sedang tinggi.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi membantahnya.

Dia menegaskan bahwa sampai saat ini jarak pemberian vaksin covid dari dua dosis vaksin primer ke booster masih tetap 6 bulan.

"Sampai saat ini kebijakannya masih minimal 6 bulan," tegas Nadia saat dihubungi Bisnis.

Dia mengatakan aturan tersebut sesuai dengan SE Dirjen Kementerian Kesehatan terkait pemberian vaksin booster.

Dalam Surat Edaran bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) itu, disebutkan Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada dinas kesehatan provinsi, kabupaten, dan direktur rumah sakit di Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi booster.

Vaksinasi booster diselenggarakan oleh Pemerintah dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas kelompok Lansia dan penderita imunokompromais.

Pelaksanaan vaksinasi booster bagi sasaran Lansia dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota. Sementara sasaran non Lansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%.

Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK. Bisa juga mendaftar melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Penerima vaksinasi booster berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Booster
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top