Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah Hari Ini, Boneka Barbie Pertama Kali Dijual

Penampilan fisik Barbie dimodelkan pada boneka Bild Lilli Jerman, hadiah lelucon cabul untuk pria berdasarkan karakter kartun yang ditampilkan di surat kabar Jerman Barat Bild Zeitung.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 Maret 2022  |  08:13 WIB
Barbie - Instagram
Barbie - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA -Barbie, lengkapnya Barbara Millicent Roberts, boneka plastik setinggi 11 inci (29 cm) dengan sosok wanita dewasa yang diperkenalkan pada tanggal 9 Maret 1959, oleh Mattel, Inc., sebuah perusahaan mainan California selatan.

Ruth Handler, yang mendirikan Mattel bersama suaminya, Elliot, mempelopori pengenalan boneka itu. Penampilan fisik Barbie dimodelkan pada boneka Bild Lilli Jerman, hadiah lelucon cabul untuk pria berdasarkan karakter kartun yang ditampilkan di surat kabar Jerman Barat Bild Zeitung.

Melansir Britnnicaa.com, sejak awal boneka itu, tubuhnya telah memicu kontroversi. Para ibu dalam studi pasar yang disponsori Mattel tahun 1958 sebelum rilis boneka itu mengkritik Barbie karena "terlalu banyak". Mattel menghindari masalah ini, bagaimanapun, dengan mengiklankan Barbie secara langsung kepada anak-anak melalui televisi.

Mattel, pada kenyataannya, setelah mensponsori program Mickey Mouse Club Walt Disney pada tahun 1955, menjadi perusahaan mainan pertama yang menyiarkan iklan untuk anak-anak.

Menanggapi permintaan konsumen, pada tahun 1961 Mattel mengeluarkan "aksesori" utama Barbie pacarnya, Ken. (Anak-anak The Handlers diberi nama Barbara dan Ken.) Pada tahun 1963 Mattel menambahkan sahabat Barbie, Midge, dan pada tahun 1964 adik perempuannya, Skipper.

Pada tahun 1968 Barbie telah mengeluarkan boneka "teman" berwarna, tetapi baru pada tahun 1980 boneka Barbie itu sendiri dirilis dalam inkarnasi Afrika-Amerika.

Mattel mendaftarkan Barbie sebagai sebuah karya seni, tetapi boneka itu juga telah mengilhami karya seni, termasuk potret Andy Warhol 1986 dan foto-foto oleh William Wegman dan David Levinthal. Novelis, termasuk A.M. Homes dan Barbara Kingsolver, telah menggunakan boneka itu dalam fiksi.

Ketika menafsirkan Barbie, seniman cenderung mengambil salah satu dari dua pendekatan: mengidealkan boneka atau, lebih umum, menggunakan boneka untuk mengkritik ide-ide yang terkait dengannya, dari feminitas yang berlebihan hingga konsumsi yang berlebihan.

Barbie adalah koleksi yang sangat populer. Penggemar tertarik pada Barbie lama dan Barbie edisi khusus yang dibuat Mattel untuk memenuhi pasar ini. Meskipun penjualan Barbie sejak tahun 2000 tidak meningkat tajam seperti pada tahun 1990-an, mereka masih berjumlah lebih dari satu miliar dolar per tahun. Setiap detik, Mattel menghitung, dua Barbie dijual di suatu tempat di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri boneka boneka usaha boneka Sejarah Hari Ini
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top