Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wirda Mansur Mengaku Paytren Sempat Ditawar Rp4 Triliun

Wirda juga mengatakan bahwa ayahnya sempat merasa galau untuk menjual atau tidaknya bisnis Paytren tersebut.
Robby Fathan
Robby Fathan - Bisnis.com 13 April 2022  |  13:37 WIB
Wirda Mansur Mengaku Paytren Sempat Ditawar Rp4 Triliun
Wirda Mansur, putri sulung Ustaz Yusuf Mansur - Instagram

Bisnis.com JAKARTA – Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan Uztadz Yusuf Mansyur, usai videonya marah-marah butuh uang Rp1 triliun untuk melanjutkan bisnis Paytrens miliknya, yang kemudian viral di media sosial.

Akibat ramainya video itu putri pertama Yusuf Mansyur yaitu Wirda Mansyur angkat suara.

Wirda mengaku merasa terhibur dengan dijadikannya konten oleh banyak masyarakat mengenai video yang viral tersebut

“Soal 1 T” gue yakin semua orang tau, semua orang juga pernah liat, beberapa dijadiin konten,dan banyak yang nanya : “sebagai anak, gimana perasaan lo?” ucap wirda

Melalui unggahannya di Instagram Story, Wirda menceritakan bagaimana dulu pada tahun 2018 pernah ada seorang investor ingin membeli saham Paytren sebesar Rp4 Triliun.

“Investor ini GEDE BANGET, salah satu pioner apps transportasi yg kalo disebut mereknya kalian taulah pasti siapa. Dengan tema pembicaraan: paytren yg dibeli sahamnya sekian persen dengan angka Rp4 triliun, dengan valuasi paytren di tahun tersebut," jelas wirda.

Wirda juga mengatakan bahwa ayahnya sempat merasa galau untuk menjual atau tidaknya bisnis Paytren tersebut.

"Gue yang saat itu ngotot banget buat 'JANGAN DIJUAL PAH' dan i would say , gue seumur-umur gak pernah menyesal,  tapi untuk kali ini gue akui gue menyesal. Bokap termasuk yang kekeh untuk gak jual biar umat yang bener bener punya,"tambahnya

Untuk membuktikan omongannya tersebut, putri sulung Yusuf Mansyur tersebut bersumpah, bahwa memang ada seseorang yang ingin membeli Paytren

“Ini real omongan, demi Allah, bukan ngada-ngada ini bulan puasa juga”ucapnya

Yusuf Mansyur menjelaskan bahwa uang yang dibutuhkan untuk menjaga bisnis Paytren ini yaitu di angka Rp200 Triliun per bulan 

"Salah itu, 200T. Itu 1T mah contoh doang. Jangan sampe salah jalan. Butuh ya butuh. Tapi kalo salah jalan, tar malah ribet. Sip dah. Jadi bukan 1T. 200 T per bulan," ujar Ustaz Yusuf Mansur dalam tangkapan layar pada percakapan yang diunggah di Instagram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yusuf mansur fintech paytren
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top