Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah 25 Juli, Kelahiran Bayi Tabung Pertama di Dunia

Louise Brown, lengkapnya Louise Joy Brown, (lahir 25 Juli 1978, Lancashire, Inggris), wanita Inggris, manusia pertama yang dikandung menggunakan fertilisasi in
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  10:18 WIB
Sejarah 25 Juli, Kelahiran Bayi Tabung Pertama di Dunia
Sejarah 25 Juli, Bayi Tabung Pertama di Dunia Lahir
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pada 24 Juli 1978 merupakan sejarah dimana Louise Brown, "bayi tabung" pertama, lahir.

Louise Brown, lengkapnya Louise Joy Brown, (lahir 25 Juli 1978, Lancashire, Inggris), wanita Inggris, manusia pertama yang dikandung menggunakan fertilisasi in vitro (IVF).

Dilansir dari Britannica, setelah banyak upaya untuk menghamili ibunya, Lesley Brown, peneliti medis Inggris Robert Edwards dan ginekolog Inggris Patrick Steptoe mencoba membuahi telurnya dalam cawan Petri sebelum menanamkan embrio berusia dua setengah hari.

Dijuluki "bayi tabung" oleh pers, Louise Brown menjadi subjek perhatian media yang gigih, tidak hanya selama kehamilan dan setelah kelahirannya yang sukses tetapi juga bertahun-tahun kemudian. Bagian dari Hadiah Nobel untuk Fisiologi atau Kedokteran 2010 jatuh ke tangan Edwards atas karyanya mengembangkan teknik IVF.

Edwards dan Steptoe bertemu orang tua Brown pada tahun 1976. Pasangan itu telah berusaha untuk hamil selama sembilan tahun tetapi gagal karena saluran tuba yang tersumbat. Pada bulan November 1977, dengan mengatur waktu isolasi, pembuahan, dan implantasi sel telur dengan siklus ovulasi alami, Edwards dan Steptoe membantu Lesley untuk hamil melalui IVF.

Sembilan bulan kemudian Brown dilahirkan melalui operasi caesar di Rumah Sakit Umum Oldham. Adik Brown, Natalie, dikandung oleh IVF empat tahun kemudian. Brown kemudian menikah dan bisa hamil secara alami.

Setelah kelahiran Brown, IVF dipuji sebagai keajaiban medis, meskipun juga menimbulkan masalah etika dan medis, terutama jika menyangkut penghancuran embrio yang tidak digunakan. Meskipun demikian, teknik ini digunakan secara luas, dan selama tiga dekade berikutnya IVF dan teknologi reproduksi berbantuan (ART) menghasilkan sekitar lima juta bayi di seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayi tabung Sejarah Hari Ini hamil melahirkan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top