Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peningkatan Pemasaran Produk UMKM Online Lewat Pendampingan

UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Juli 2022  |  16:06 WIB
Peningkatan Pemasaran Produk UMKM Online Lewat Pendampingan
Ecommerce - alleywatch.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) bulan Maret 2021, jumlah UMKM mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.

UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

Untuk meningkatkan potensi dari UMKM yang besar tersebut, Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menandatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Ladara Dharma Bhakti.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni mengatakan, memasuki era digital, pelaku UMKM dipermudah dengan hadirnya marketplace yang mempertemukan para pembeli dan penjual secara daring dalam satu waktu. Kemudahan ini tentu harus ditunjang dengan peningkatan kualitas produk. 

"Hal tersebut agar produk UMKM dapat bersaing dengan produk di pasaran. Saya dan Pak Menteri sangat mengapresiasi dan mendukung acara yang sudah digagas oleh para IKAWATI yang bersinergi dengan Dirjen (Direktur Jenderal) Penataan Agraria dalam pelaksanaan kegiatan ini. Guna mewujudkan tujuan pemerintah, yaitu meningkatkan akses pasar yang lebih luas, baik pasar dalam negeri maupun luar negeri," ujarnya dikutip dari laman resmi ATR BPN.

Pembina IKAWATI Kementerian ATR/BPN, Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan bahwa program Reforma Agraria merupakan agenda untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penataan aset yang diikuti dengan penataan akses. 

"Kegiatan Reforma Agraria harus ditindaklanjuti dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Agar terciptanya sumber-sumber kemakmuran yang bertujuan mendukung, mengembangkan, dan memfasilitasi akses pemasaran produk para pelaku usaha dari data pelaksanaan kegiatan pemberdayaan tanah masyarakat yang ada di daerah," ujarnya.

Nanny mengungkapkan, PKS ini dalam rangka memfasilitasi akses pemasaran untuk pelaksanaan penataan akses kepada masyarakat, khususnya pelaku-pelaku UMKM.

"Kerja sama ini kita lakukan dengan PT Ladara Dharma Bhakti. Saya berharap, dengan adanya kerja sama ini dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM yang dihasilkan, sehingga lebih dikenal dan memiliki daya saing," tuturnya. 

Ke depannya, katanya, kegiatan ini juga akan berupa pemasaran produk hasil UMKM dan pendampingan usaha dalam bentuk pelatihan dan pengembangan produk UMKM serta sharing data hasil UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm ecommerce
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top