Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beras Merah vs Beras Putih, Mana yang Lebih Sehat?

eras merah adalah karbohidrat kompleks maka cenderung memberikan lebih banyak serat, vitamin, dan mineral (seperti zat besi).
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  14:51 WIB
Beras Merah vs Beras Putih, Mana yang Lebih Sehat?
Beras merah mentah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Beras merah kini menjadi salah satu pilihan mereka yang ingin diet dan lebih sehat saat memakan nasi.

Beras merah memang dipercaya lebih sehat dibandingkan dengan nasi putih. Tapi seberapa sehat?

Beras putih, seperti banyak biji-bijian putih lainnya, kehilangan sebagian besar nutrisi saat lapisannya terkelupas. Banyak orang menganggap nasi putih sebagai makanan buruk yang dapat meningkatkan gula darah, diabetes, dan penambahan berat badan.

Sementara itu, beras merah dianggap lebih sehat karena tidak diproses.

Dilansir dari Prevention, karena beras merah adalah karbohidrat kompleks maka cenderung memberikan lebih banyak serat, vitamin, dan mineral (seperti zat besi) dan dapat memberikan lebih banyak energi, dibandingkan dengan nasi putih. Sekaligus, dapat meningkatkan rasa kenyang setelah makan.

Penelitian menunjukkan biji-bijian seperti beras merah dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko terkena diabetes tipe-2. Sebagai perbandingan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa nasi putih berpotensi meningkatkan risiko terkena diabetes, kemungkinan karena dapat meningkatkan gula darah lebih cepat daripada beras cokelat.

Manfaat Beras Putih

Seperti karbohidrat lainnya, nasi putih tetap memberikan energi dan diperkaya vitamin serta mineral. Beberapa merek akan menambahkan nutrisi kembali ke dalam biji-bijian yang awalnya dikupas selama pemrosesan. Salah satu manfaat terpenting dari nasi putih adalah dapat diintegrasikan ke dalam banyak masakan budaya.

Nasi putih dikelilingi oleh tradisi budaya dan keluarga. Lebih dari sekadar nutrisi fisik, nasi putih mampu menjaga bagian dari budaya Anda tetap hidup. Nasi putih adalah makanan pokok dalam budaya Asia, tetapi sayangnya menjadi makanan yang dibenci oleh orang yang melakukan diet. Meskipun nasi putih lebih rendah serat dan dicerna lebih cepat daripada nasi cokelat, tapi sebenarnya bisa menjadi bagian dari diet sehat.

Perbandingan Nutrisi Beras merah vs Beras Putih:

Nilai gizi satu cangkir beras merah adalah:

Kalori: 238

Lemak: 1,87 g

Karbohidrat: 49,5 g

Protein: 5,32 g

Serat: 3,12 g

Tiamin: 0,345 mg

Niasin: 4,97 mg

Vitamin B6: 0,238 mg

Magnesium: 76 mg

Fosfor: 199 mg

Besi: 1,09 mg

Seng: 1,38 mg

Nilai gizi satu cangkir nasi putih adalah:

Kalori: 204

Lemak: 0,442 g

Karbohidrat: 44,2 g

Protein: 4,22 g

Serat: 0,63 g

Tiamin: 0,256 mg

Niasin: 2,32 mg

Vitamin B6: 0,145 mg

Magnesium: 19 mg

Fosfor: 67,9 mg

Besi: 1,88 mg

Seng: 0,774 mg

Lebih Sehat Mana Antara Beras Cokelat dan Beras Putih?

Intinya adalah beras putih dan beras merah memiliki manfaat masing-masing. Pilih mana yang Anda sukai dan pastikan lauk pauk Anda memenuhi tujuan nutrisi. Nasi putih jarang dikonsumsi sendiri dan cobalah untuk dipadukan dengan bahan lain yang banyak nutrisi.

Jika makan nasi putih membantu Anda lebih menikmati makanan sehat lainnya, maka makanlah nasi putih. Jika Anda menyukai rasa pedas dari beras cokelat, maka makanlah nasi merah.

Pilih protein tanpa lemak dan banyak bahan sehat ke nasi putih atau merah Anda untuk makanan seimbang. Misalnya, banyak budaya mengonsumsi nasi putih dengan kacang dan menambahkan makanan bergizi lainnya. Orang-orang ini biasanya tidak mengalami penyakit kronis tingkat tinggi dan masih bisa hidup sangat lama dan hidup sehat.

Baik Anda memilih nasi putih atau nasi merah, mulailah dengan resep yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Stok Beras beras merah diet makanan sehat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top