Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Waspada! Ini Sederet Bahaya Keseringan Makan Mi Instan

Berikut bahaya mi instan untuk kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering atau berlebihan.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  15:10 WIB
Waspada! Ini Sederet Bahaya Keseringan Makan Mi Instan
Mi instan di Korea - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mi instan, adalah panganan sederhana yang punyai cita rasa yang nikmat, praktis serta mengenyangkan.

Terlebih sesuai Namanya, instan, cara memasak mie instan tidaklah susah.

Di Indonesia ada banyak sekali varian rasa mi instan, bahkan mi instan produksi perusahaan lokal banyak diekspor ke berbagai penjuru dunia, seperti negara-negara Eropa, Arab Saudi, Amerika Serikat dan tentunya berbagai negara tetangga di Asia.

Di balik keinstanannya, mi instan ternyata menyimpan banyak efek buruk terhadap kesehatan.

Berikut bahaya mi instan untuk kesehatan menurut healthline dan thailandmedicalnews.

1. Sulit Dicerna dan Bisa Sebabkan Kanker

Selain praktis, mi instan juga salah satu panganan yang cukup awet untuk disimpan berbulan-bulan, tanpa lemari pendingin. Hal itu karena mie instan menggunakan bahan kimia dan pengawet Bulyted hydroxyanisole (BHA) dan Butylhydroquinone (TBHQ). Dua jenis pengawet ini bersifat karsinorgenik atau bisa sebabkan kanker.

Tidak hanya kanker, bahan kimia yang bersifat karsinorgenik juga sebabkan asma, kecemasan, dan jika dikonsumsi jangka panjang bisa sebabkan diare. Karena mengonsumsi mie instan dapat membebani sistem pencrenaan yang diharuskan mencerna mi yang sulit dicerna.

2. Mengandung MSG yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Otak

Ada dua penelitian yang membahas perihal dampak monosodium glutamate (MSG) bagi otak. Beberapa peneliti menyebutkan MSG dapat membahayakan kesehatan otak, satu penelitian bahkan menemukan MSG dapat menyebabkan pembengkakan dan kematian sel-sel otak.

Akan tetapi, penelitian yang lain menunjukkan, MSG hanya sedikit berdampak buruk pada otak. Meskipun demikian, penelitian yang lain menyebutkan, mengonsumsi MSG dalam jumlah banyak bisa sebabkan obesitas, sakit kepala, juga mual.

3. Mi Instan dan Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Penelitian dalam Journal of Nutrition menyebutkan, orang yang mengonsumsi mie instan lebih banyak, berisiko lebih besar memiliki sindrom metabolik daripada yang lebih sedikit mengonsumsi mi instan.

Apa itu sindrom metabolik?

Sindrom metabolik adalah kondisi Kesehatan dengan gejala obesitas sentral, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol rendah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, juga stroke.

Bisa Sebabkan Tekanan Darah Tinggi

Mi instan memang sahabat terbaik saat akhir bulan atau saat keadaan keuangan sedang tidak baik, namun mengonsumsi mie instan dalam jumlah banyak ternyata bisa picu tekanan darah tinggi. Mengapa?

Mi instan mengandung banyak garam, mengonsumsi garam atau natrium terlalu banyak dapat sebabkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian tentang darah tinggi di Amerika pada tahun 2018 bahkan menyebutkan, dalam 23 kasus konsumsi garam yang tinggi adalah faktor utama penyebab kematian yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mi instan MSG pengawet
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top