Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penyebab Pemfigus Vulgaris, Penyakit Autoimun yang Menyerang Ibunda Ria Ricis

Salah satu jenis penyakit imun disebut juga pemfigus vulgaris, lantas apa sindrom pemfigus vulgaris dan bagaimana gejalanya.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 04 November 2022  |  16:05 WIB
Penyebab Pemfigus Vulgaris, Penyakit Autoimun yang Menyerang Ibunda Ria Ricis
pemfigus vulgaris - unair
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyakit autoimun pemfigus vulgaris, mungkin terdengar kurang familiar di telinga Anda.

Namun, baru-baru ini Artis dan pendakwah Oki Setiana Dewi mengabarkan melalui akun instagram pribadinya, bahwa sang ibu mengidap penyakit tersebut.

Kakak dari Youtuber Ria Ricis ini membagikan pengalamannya membawa anak ke-empat dan ibunya untuk melakukan terapi. 

Anak ke-empatnya yang bernama Sulaiman diketahui mengidap penyakit Sindrom Prader Willi, dan sang ibu mengidap penyakit autoimun pemfigus vulgaris.

"Kemarin kami sekeluarga melakukan ikhtiar dengan terapi stemcell untuk Ibu dan Sulaiman. Ibu memiliki autoimun pemfigus vulgaris dan Sulaiman dengan sindrom Prader wili-nya," tulis Oki dalam laman Instagramnya yang diunggah pada Minggu (30/10/2022).

Lalu apa itu pemfigus vulgaris?

Melansir laman Healthline, penyakit pemfigus vulgaris merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan lepuhnya kulit dan selaput lendir. Sehingga bisa menimbulkan rasa sakit pada tempat yang melepuh tersebut.

Healthline juga menyebut penyakit ini termasuk penyakit langka yang membuat sistem kekebalan tubuh keliru dan menyerang jaringan sehat tubuh. 

Di area tubuh mana saja lepuh akibat penyakit ini timbul?

Semua jenis penyakit autoimun pemfigus ditandai dengan terbentuknya lepuh. Pemfigus vulgaris mempengaruhi selaput lendir, yang ditemukan di beberapa area termasuk:

  • Mulut
  • Tenggorokan
  • Hidung
  • Mata
  • Alat kelamin
  • Paru-paru

Perkembangan awal penyakit ini biasanya dimulai dengan lepuh di mulut dan kemudian di kulit. 

Apa penyebab penyakit autoimun pemfigus vulgaris ini?

Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru membuat antibodi terhadap protein di kulit dan selaput lendir yang sehat.

Antibodi tersebut memecah ikatan antar sel, dan cairan terkumpul di antara lapisan kulit. Ini kemudian menimbulkan lesi pada kulit. Namun, penyebab pasti serangan oleh sistem kekebalan tidak diketahui.

Bagaimana pengobatan pemfigus vulgaris?

Pengobatan untuk penyakit ini adalah pengobatan berdasarkan gejala, sehingga bisa menggunakan berbagai metode pengobatan, seperti:

  • Kortikosteroid: Kortikosteroid umum termasuk prednison atau prednisolon, sesuai dengan anjuran dokter.
  • Pemberian antibiotik, anti jamur dan antivirus: Untuk mencegah infeksi lain.
  • Pemberian intravena IV
  • Plasmapheresis: Prosedur ini ditujukan untuk menghilangkan antibodi yang menyerang kulit dari darah. Namun, Healthline menyebut, pengobatan melalui cara ini dinilai bisa sangat mahal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sindrom paris sindrom steven johnson Sindrom Body Dysmorphic Disorder
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top