Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Berapa Lama Kelaparan Bisa Menyebabkan Kematian?

Kelaparan bisa membuat orang kehilangan nyawa, berapa lama sebenarnya tubuh manusia tahan lapar?
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 November 2022  |  09:44 WIB
Berapa Lama Kelaparan Bisa Menyebabkan Kematian?
Ilustrasi kelaparan. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini, tengah ramai kasus meninggalnya sekeluarga di Kalideres Jakarta Barat yang diduga akibat kelaparan.

Menanggapi hal tersebut, Profesor Zubairi Djoerban, memaparkan kenapa kelaparan bisa memicu kematian dan berapa lama orang kelaparan bisa meninggal dunia?

Menurut organisasi anti-kemiskinan atau Oxfam, 11 orang meninggal karena kelaparan tiap menitnya di seluruh dunia. Sedang Mercy Corps menyebut sekitar 9 juta orang meninggal akibat kelaparan per tahunnya.

Lantas berapa hari manusia bertahan tanpa makan? Menurut Zubairi, jangka waktunya tak pasti. Banyak faktor berperan. Seperti berat badan dan beberapa komplikasi yang menyertai ketika Anda tidak makan. Namun, bertahan hidup tanpa makanan jauh lebih lama ketimbang bertahan hidup tanpa air.

Apa yang terjadi dengan tubuh saat kelaparan?

Menurutnya? tubuh manusia memiliki banyak akal. Ketika Anda tidak makan, tubuh dapat memperoleh energi dan bahan bakar dari lemaknya sendiri. Jika diperlukan, bisa juga menggunakan otot.

Dia melanjutkan, puasa atau sengaja tidak makan untuk waktu singkat dapat jadi cara yang sehat untuk turunkan berat badan atau mengelola kondisi medis tertentu. Namun, itu hanya boleh dilakukan berjam-jam, bukan berhari-hari.

Lantas bagaimana jika tubuh kelaparan selama berhari-hari?

Menurut Zubairi ketika Anda tidak makan, cadangan glukosa Anda habis dalam satu hari. Kemudian tubuh lepasin hormon yang disebut glukagon. Hormon ini yang memberitahu hati Anda untuk membuat glukosa, yang sebagian besar digunakan untuk memberi makan otak.

Ketika Anda kelaparan di hari ketiga, maka tubuh mulai memecah jaringan lemak. Otot Anda menggunakan asam lemak yang dibuat selama proses ini sebagai sumber bahan bakar utama mereka. Ketika cadangan asam lemak habis, tubuh beralih ke protein.

"Nah, ketika sudah satu minggu, tubuh orang yang kelaparan akan secara aktif memecah otot untuk mendapatkan protein. Saat pemecahan otot makin cepat, tubuh mulai kehilangan fungsi jantung, ginjal, dan hati. Inilah yang pada akhirnya sebabkan kematian," ujarnya dikutip dari akun twitternya.

Dia menambahkan ada beberapa faktor yang menentukan ketahanan hidup orang yang kelaparan.

Antaralain, jenis kelamin, usia, berat badan, dan lainnya. Sedangkan untuk anak-anak berisiko lebih tinggi meninggal selama kelaparan.

"Namun infeksi adalah kemungkinan penyebab kematian lainnya juga," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kelaparan Tersembunyi kelaparan perut lapar busung lapar papua
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top