Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Timeline Tubuh Bertahan Karena Kelaparan hingga Kematian, Serta Komplikasinya

Berapa lama tubuh manusia bisa menahan rasa lapar dan kelaparan? Berikut perinciannya
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 16 November 2022  |  19:50 WIB
Timeline Tubuh Bertahan Karena Kelaparan hingga Kematian, Serta Komplikasinya
Ilustrasi perut lapar - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan penemuan jenazah satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat yang diduga karena kelaparan. 

Polres Metro Jakarta Barat memeriksa sedikitnya empat orang saksi perihal penemuan jenazah tersebut. Mereka meninggal dalam kondisi diduga lama tidak ada asupan makanan atau kelaparan.

Lalu berapa lama manusia dapat bertahan dalam kelaparan?

Verywellhealth mengungkap, waktu manusia untuk dapat bertahan hidup tanpa makanan bervariasi, tetapi diperkirakan seseorang dapat bertahan hidup selama 43 hingga 70 hari sebelum meninggal karena kelaparan. 

Namun, banyak faktor yang dapat mempengaruhi hal ini, seperti usia, berat badan serta apakah ada asupan air atau tidak. Karena manusia dapat bertahan lebih lama tanpa makanan dibandingkan dengan tanpa air.

Berikut ini rentang waktu apa yang akan terjadi jika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan berdasarkan verywellhealth:

Setelah 1 hari

Ketika satu hari tidak mendapatkan asupan makanan, tubuh biasanya menggunakan glukosa atau gula, sebagai sumber energi utamanya. Sehingga cadangan glukosa ini akan habis dalam satu hari. Glukosa sebagian besar digunakan oleh tubuh untuk memberi makan otak.

Setelah satu hari tanpa asupan makanan, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut glukagon. Hormon ini memiliki peran untuk memberitahu hati agar memproduksi glukosa. 

Setelah 2 atau 3 hari

Setelah dua atau tiga hari tanpa asupan makanan, tubuh akan mulai memecah jaringan lemak. Asam lemak ini dihasilkan oleh otot untuk bahan bakar utama.

Selain itu, asam lemak yang dihasilkan oleh otot juga digunakan untuk membentuk keton di hati yang juga digunakan sebagai energi. 

Ini bisa membuat otak tidak lagi membutuhkan glukosa terlalu banyak. 

Setelah 7 hari

Ajaibnya tubuh, ketika cadangan lemak menipis dan habis, tubuh akan beralih ke protein sebagai sumber energi. Sebagian besar orang akan kehabisan cadangan lemak dalam satu minggu, tubuh sebagian besar orang yang kelaparan akan secara aktif memecah otot untuk mendapatkan protein.

Setelah 14 hari

Ketika pemecahan otot semakin laju, tubuh mulai kehilangan fungsi beberapa organ seperti jantung, ginjal, dan hati. Hilangnya fungsi organ inilah yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Hal ini disebabkan lantaran tubuh yang tidak diasupi makanan akan kekurangan sumber daya untuk tetap sehat, maka infeksi juga bisa jadi penyebab kematian.

Komplikasi akibat kelaparan

Kelaparan memang akan sebabkan kematian, dan sebelum kematian, akan ada sejumlah komplikasi yang dialami, seperti:

Kecuali makan dilanjutkan, kelaparan selalu menyebabkan kematian. Sebelum kematian, komplikasi tertentu dapat terjadi. Jumlah sistem tubuh yang terpengaruh meningkat seiring dengan peningkatan penurunan berat badan.

Beberapa komplikasi ini meliputi:

  1. Kehilangan tulang
  2. Kelemahan otot 
  3. Kedinginan
  4. Penipisan atau kerontokan rambut
  5. Kulit kering
  6. Sembelit
  7. Tidak menstruasi Pada wanita
  8. Kelelahan, sesak napas, dan pucat akibat kekurangan sel darah merah pembawa oksigen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelaparan kematian angka kematian ibu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top