Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini 7 Bunga yang Digunakan untuk Ngunduh Mantu Besok

Tema Jawa Klasik Mataram Islam ini diterapkan sebagai representasi atau identitas diri dari Kaesang dan Erina.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 10 Desember 2022  |  15:15 WIB
Ini 7 Bunga yang Digunakan untuk Ngunduh Mantu Besok
Momen cucu Presiden Jokowi Jan Ethes dan Sedah Mirah memberikan cincin kawin kepada pasangan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Dok. Youtube Presiden RI.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kaesang Pangarep dan Erina Gudono telah resmi menjadi sepasang suami-istri sejak Sabtu (10/12/2022). Keduanya baru saja melangsungkan akad nikah di Pendapa Ageng, Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

Prosesi selanjutnya adalah acara ngunduh mantu yang akan digelar di Loji Gandrung pada Minggu (11/12/2022). Menuju hari pelaksanaan, tempat ini sudah didekor dengan nuansa serba putih dengan bertemakan Jawa Klasik Mataram Islam.

Tema Jawa Klasik Mataram Islam ini diterapkan sebagai representasi atau identitas diri dari kedua mempelai. Jawa Klasik menjadi asal dari keluarga Kaesang Pangarep yang berasal dari Jawa. 

Kemudian, Mataram Islam menjadi representasi dari kota asal kedua mempelai yakni Kota Solo dan Yogyakarta, yang mana keduanya memiliki dua keraton. Kedua keraton ini berasal dari Mataram Islam.

Berdasarkan keterangan Owner Asmoro Decoration, Ranu Asmoro, empat buah janur akan dipasang di pelataran Loji Gandrung untuk memeriahkan acara ngunduh mantu. Kemudian bunga yang dipilih juga akan bewarna serba putih.

Ranu menjelaskan bahwa sebanyak tujuh macam bunga akan digunakan dalam mendekorasi pade-pade. Kemudian bunga ini akan menyatu dengan kursi yang berwarna perak.

Adapun ketujuh bunga  yang dipilih tersebut adalah casablanca, melati, anggrek bulan, baby breath, snapdragon, rose holland, dan thlaspi caerulescens.

Sebagai informasi, Erina dipinang oleh putra presiden dengan mahar seperangkat alat salat, uang sebesar Rp300.000, dan logam mulia.

Menariknya, logam mulia disusun secara berurutan dalam bingkai kaca. Hal ini melambangkan tanggal pernikahan mereka yakni pada Sabtu (10/12/2022).

Logam pertama, emas batangan 10 gram. Kemudian disebelahnya emas batangan 12 gram, setelah itu emas batangan 20 gram, dan terakhir emas batangan 22 gram.

Setelah selesai prosesi ngunduh mantu di Loji Gandrung, prosesi selanjutnya adalah kirab. Kirab dilakukan dari Loji Gandrung menuju ke Pura Mangkunegaran, sebagai lokasi pesta atau resepsi.

Pada prosesi kirab, kedua mempelai akan menumpang kereta kencana yang akan dikusiri oleh Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas Polsek Kesugihan Polresta Cilacap, Aiptu Warsito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaesang Kaesang Pangarep Pernikahan Kaesang Erina Pernikahan Kaesang
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top