Ilustrasi orang sedang menyeduh kopi/Freepik
Health

Banyak Minum Kopi Timbulkan Penyakit Tumor Otak, Benarkah?

Arlina Laras
Rabu, 24 Mei 2023 - 12:47
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kopi memang menjadi salah satu minuman favorit di dunia dan tradisi minum kopi di pagi hari telah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. 

Sayangnya Steve Biggin, seorang pria yang didiagnosis menderita tumor otak mengatakan yang "minum terlalu banyak kopi" menjadi salah satu penyebabnya. 

Melansir dari The Independent, pada bulan November 2021, Steve masih mengalami kejang hingga sekali seminggu, dan pada suatu hari dia mengalami sakit kepala yang sangat parah dan mendadak di rumah sekitar tujuh menit. 

“Waktu itu saya meremehkan sakit, karena saya masih bisa berkomunikasi dan berkoordinasi, di tempat kerja saya. Lalu, saya berpikir ini sepertinya terlalu banyak minum kopi jadi faktor pendorong penyakit saya muncul,” ujarnya. 

Lantas, benarkah kopi bisa menyebabkan tumor otak? 

Dilansir dari Healthline, secara umum, penelitian saat ini tidak mendukung adanya hubungan langsung antara kopi dan risiko penyakit tersebut. 

Namun, seperti halnya dengan banyak hal lainnya, penting untuk mengonsumsi kopi dengan bijak dan dalam jumlah yang wajar. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat bahkan dapat memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit hati, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

Di sisi lain, Badan Toksikologi Nasional (National Toxicology Program) nyatanya mengklasifikasikan akrilamida sebagai zat yang "dianggap cukup mungkin" dapat menyebabkan kanker pada manusia berdasarkan temuan dalam studi hewan.

Akrilamida juga dapat ditemukan dalam makanan yang dipanaskan pada suhu tinggi, seperti dengan metode penggorengan atau pemanggangan. 

Selain kopi yang dipanggang, contoh makanan lain yang dapat mengandung akrilamida termasuk kentang goreng, keripik kentang, dan kue kering.

efek, manfaat dan dampak minum kopi
efek, manfaat dan dampak minum kopi

Jadi, apakah Anda harus khawatir tentang kandungan akrilamida dalam kopi?

Lagi-lagi, untuk saat ini studi tidak menemukan adanya hubungan antara asupan akrilamida dalam makanan dan risiko terkena beberapa jenis kanker, termasuk kanker pankreas, kanker ovarium epitel, kanker payudara, dan kanker prostat.

Apakah ada hubungan lain antara kopi dan kanker? Mari kita jelajahi beberapa penelitian terkini tentang apakah faktor-faktor lain yang terkait dengan kopi dapat memiliki hubungan dengan kanker.

Suhu panas International Agency for Research on Cancer (IARC) melaporkan bahwa terdapat bukti terbatas yang menunjukkan hubungan antara mengonsumsi minuman sangat panas dan perkembangan kanker esofagus. 

Perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan dengan menggunakan objek ‘mate’ yaitu teh tradisional yang dikonsumsi di Amerika Selatan, Asia, dan Afrika.

American Cancer Society (ACS) mencatat bahwa "minuman sangat panas" mengacu pada minuman yang disajikan pada suhu 149°F (65°C) atau lebih tinggi.

Sementara mate biasanya disajikan pada suhu yang sangat tinggi ini, kopi dan minuman panas lainnya biasanya tidak disajikan pada suhu yang begitu tinggi di Amerika Serikat. Namun, terkadang minuman panas dapat disajikan di atas 149°F (65°C).

Bahkan, kafein yang menjadi salah satu komponen paling terkenal pun tidak menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kafein dan kanker. Sebaliknya, asupan kafein atau kopi mungkin terkait dengan risiko lebih rendah terkena kanker endometrium. 

Tak hanya itu, studi terbaru pada populasi di Cina menemukan bahwa asupan kafein mungkin dapat mengurangi risiko terkena kanker kulit nonmelanoma. Meta-analisis terbaru tidak menemukan adanya hubungan antara asupan kafein dan risiko kanker ovarium.

Penulis : Arlina Laras
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro