Capcay Seafood/gofood
Health

Penting, Ini Manfaat Makanan Laut Bagi Kesehatan Mental

Salma Permata Dewi
Kamis, 25 Mei 2023 - 19:55
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tubuh membutuhkan banyak nutrisi dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, daging, makanan laut, dan lainnya. Berbagai nutrisi dapat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk gangguan mental bernama borderline personality disorder (BPD).

Perlu diketahui bahwa manusia adalah omnivora yang artinya dapat mengonsumsi makanan hewani dan nabati. Untuk menjadi sehat dan memiliki banyak nutrisi, perlu untuk mengkonsumsi makanan hewani dan nabati secara seimbang.

Dilansir dari Psychology Today, banyak orang yang menderita gejala kesehatan mental dan kondisinya diperparah karena kekurangan makanan dari daging dan ikan. Padahal makanan tersebut dapat membantu mengurangi gejala sebuah kondisi gangguan mental.

Salah satu gangguan mental yang dapat diperhatikan adalah BPD. BPD merupakan gangguan kesehatan mental yang memengaruhi perasaan dan cara berpikir seseorang. Biasanya, penderita BPD sering mengalami mood atau suasana hati yang berubah-ubah bahkan susah dikontrol. BPD juga termasuk perilaku impulsif dan disregulasi emosional. 

Dilansir dari Food for The Brain, beberapa gejala yang mungkin termasuk pada penderita BPD adalah menyakiti diri sendiri, ide dan niat bunuh diri, paracusia (mendengar suara), pergeseran dalam persepsi diri dan keadaan, kesadaran (depersonalisasi dan disosiasi), amnesia, dan penghindaran fobia dari pengalaman traumatis.

Penyebab dari BPD ini pun berbeda-beda tergantung penderitanya, contohnya stres kronis dan trauma. Sebuah analisis oleh Karaszewska pada 2021 dalam Journal Psychiatry menunjukkan bukti kuat asam lemak omega-3 dalam mengurangi gejala BPD.

Beberapa bukti lainnya juga menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu mengurangi keparahan gejala pada wanita dengan BPD, terutama yang berkaitan dengan perilaku impulsif.

Asam lemak omega-3 biasanya ditemukan pada ikan berminyak seperti salmon, mackerel, dan bisa juga ditemukan pada tingkat lebih rendah, ikan yang kurang berminyak, seperti cod dan makanan laut lainnya. Bahkan asam lemak omega-3 juga bisa ditemukan di tumbuhan, seperti kacang-kacangan. Sumber-sumber tersebut memang menghasilkan omega-3, tetapi jenisnya berbeda dan memiliki manfaat yang berbeda-beda. 

Jenis asam lemak omega-3 yang disebut DHA dan EPA ditemukan di ikan berminyak, seperti salmon, mackerel, atau cod. Lalu, jenis asam lemak omega-3 ALA dapat ditemukan di biji chia, kacang-kacangan, atau tumbuhan lainnya. ALA penting bagi kesehatan, tetapi tubuh sulit mengubahnya menjadi DHA dan EPA. Oleh karena itu, Anda perlu mengonsumsi semua jenis lemak omega-3 agar tidak kekurangan nutrisi.

Jika memiliki BPD, ada baiknya mempertimbangkan untuk menambahkan makanan kaya omega-3. Jika memiliki alergi atau lainnya, perlu untuk mendiskusikannya pada dokter atau ahli gizi agar nutrisi tercukupi. Selain membantu BPD, National Institute of Health menunjukkan bahwa makanan kaya omega-3 dapat melindungi kesehatan jantung dan mengurangi risiko beberapa jenis kanker, degenerasi makula terkait usia, dan penyakit Alzheimer.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro