Los Alomos
Travel

Los Alomos, Saksi Bisu Markas Pembuatan Bom Atom Oppenheimer 'Trinity'

Mia Chitra Dinisari
Rabu, 19 Juli 2023 - 18:32
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Buat Anda yang sudah menyaksikan film garapan Christopher Nolan pasti masih terngiang-ngiang Los Alomos.

Lokasi gurun pasir di New Meksiko ini, memang menjadi markas besar pembuatan bom atom buatan Robert J Oppenheimer bapak bom atom dunia.

Di sinilah cikal bakal bom yang menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki dan menewaskan hingga 220.000 orang itu dibuat.

Di kota buatan inilah Oppeinheimer dan puluhan fisikawan lainnya berkumpul, berdiskusi, berargumen, dan bekerja sama membuat bom atom yang memiliki daya ledak hingga hampir 20.000 kiloton itu.

Los Alomos, Saksi Bisu Markas Pembuatan Bom Atom Oppenheimer 'Trinity'

75 tahun yang lalu pada 16 Juli 1945, para ilmuwan di Los Alamos mengubah dunia usai sukses meledakkan senjata plutonium tipe ledakan di gurun New Mexico.

Tes Trinity, begitu Oppenheimer menamakan karyanya itu, dianggap hari ini sebagai salah satu pencapaian ilmiah paling signifikan yang pernah ada. 

Saat itu, perangkat ledakan plutonium diuji di sebuah situs yang terletak 210 mil selatan Los Alamos, New Mexico, di dataran tandus Rentang Pengeboman Alamogordo, yang dikenal sebagai Jornada del Muerto.

Terinspirasi oleh puisi John Donne, J. Robert Oppenheimer menamai tes tersebut "Trinity". Diangkat di atas menara setinggi 100 kaki, perangkat plutonium, atau "Gadget", meledak tepat pada pukul 5:30 pagi di atas gurun New Mexico.

Sejarah dan kondisi Los Alamos

Los Alamos, terletak di dataran tinggi Pajarito (ketinggian 7.300 kaki [2.225 meter]) dari Pegunungan Jemez, 35 mil (56 km) barat laut Santa Fe.

Situs itu dinamai Los Alamos (bahasa Spanyol: "the cottonwoods") oleh Ashley Pond, pendiri Los Alamos Ranch School for Boys.

Pada tahun 1942 Los Alamos dipilih oleh pemerintah AS, dengan alasan lokasinya yang terisolasi, sebagai lokasi Laboratorium Riset Atom, yang kemudian dikenal sebagai Proyek Manhattan.

Di tempat ini dikembangkan fisi nuklir pertama, atau bom atom.

Setelah Perang Dunia II, Laboratorium Ilmiah Los Alamos (kemudian disebut Laboratorium Nasional Los Alamos) mengembangkan bom fusi termonuklir, atau hidrogen, pertama.

Laboratorium, yang dioperasikan oleh University of California di bawah kontrak dengan pemerintah federal, melakukan penelitian surya dan nuklir dan memanfaatkan lebih dari 300 gedung dan area seluas 77 mil persegi (199 km persegi).

Los Alomos, Saksi Bisu Markas Pembuatan Bom Atom Oppenheimer 'Trinity'

Sebuah kota modern dibangun oleh pemerintah untuk menampung pegawai laboratorium.

Kota itu dibuat "terbuka" pada tahun 1957, dan pada tahun 1962 terjadi pengalihan properti dari federal ke kepemilikan pribadi.

Laboratorium tetap menjadi pemberi kerja terbesar di kota itu. Kota ini memiliki museum sains dan museum sejarah.

Monumen Nasional Bandelier, situs reruntuhan Leluhur Pueblo (Anasazi), berada di dekatnya. Los Alamos didirikan dengan pemerintah kota-kabupaten terkonsolidasi pada tahun 1969. 

Situs Trinity

Situs Trinity sekarang menjadi bagian dari White Sands Missile Range dan dimiliki oleh Departemen Pertahanan AS (DOD).

Titik nol ditandai dengan obelisk yang terbuat dari batu lava hitam, dengan tanda peringatan terpasang. Daerah yang agak tertekan beberapa ratus meter mengelilingi monumen, menunjukkan di mana ledakan itu menjelajahi tanah.

Hanya beberapa potong kaca hijau, trinitit, yang tersisa di dalam kandang yang terlindung.

Di luar area ground zero berpagar terletak "Jumbo", kontainer baja seberat 214 ton yang dibangun untuk menampung plutonium jika 5.300 pon bahan peledak tinggi di dalam bom meledak tetapi tidak ada ledakan nuklir yang dihasilkan.

Akhirnya, Jumbo tidak digunakan. Rumah peternakan McDonald yang telah dipugar, tempat inti plutonium perangkat dirakit, terletak sekitar dua mil ke selatan.

Sisa-sisa base camp tempat sekitar 200 ilmuwan, tentara, dan teknisi tinggal sementara selama musim panas 1945 berada sekitar sepuluh mil barat daya dari titik nol.

Sisa-sisa titik pengamatan sejauh 10.000 yard juga masih terlihat. Situs Trinity saat ini dibuka untuk umum oleh National Park Service dua kali setahun. Tur diberikan oleh DOD berdasarkan permintaan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro